TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Selasa (24/2/2026) pagi di Desa Simpang Gaung berubah mencekam. Sekitar pukul 05.30 WIB, kobaran api tiba-tiba melahap 15 rumah warga di Jalan Merdeka, Dusun Pasar Lama RT 01 RW 01, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Musibah itu membuat 21 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta. Dua rumah lainnya milik Jamhari (47) dan Shahriman (58) terpaksa dirobohkan karena terdampak parah.
Menurut keterangan saksi, Syahriman (58) pertama kali melihat kobaran api saat hendak menunaikan Salat Subuh. Ia mendengar teriakan warga dan menyaksikan rumah milik Anjas (65) sudah terbakar. Warga pun segera bergotong-royong memadamkan api menggunakan enam unit mesin air.
Karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu, api cepat merambat ke rumah di sekitarnya. Upaya pemadaman yang dilakukan warga bersama petugas baru berhasil sekitar pukul 08.00 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil Junaidy Ismail mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama kondisi cuaca yang dapat mempercepat penyebaran api. “Periksa rutin kompor dan instalasi listrik di rumah juga sangat penting untuk mencegah kebakaran,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto menyampaikan, dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik di rumah milik Anjas. “Penyebab pasti masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Gaung. Kami imbau masyarakat memastikan instalasi listrik aman agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Rumah yang terbakar masing-masing milik Juli Haryanti (40), Siti Maryam (80), Samian (45), Eti Sudaiti (42), Sopyan (55), Syahriman (58), Nurhayati (53), Abdul Azis (63), Anjas (65), Mak Toyo (74), Sasli (52), Andy Kurniawan (48), Hamidi (44), M. Noor Ahmad (56), dan Suhaidi (48).
Kini, situasi di lokasi telah aman dan kondusif. Para korban sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu bantuan dari pemerintah dan pihak terkait.(*2)
Editor : Arif Oktafian