TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal ini diketahui setelah dilakukan pengecekan langsung di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan agen gas yang berada di wilayah Tembilahan hingga Tempuling, Selasa (10/3/2026).
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Budi Winarko ST MH yang didampingi Kanit Tipidter Ipda Iwan Saputra SH mengatakan, pengecekan dilakukan bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) serta perwakilan Koramil Kodim 0314/Inhil.
Dari hasil pemantauan di lapangan, pasokan BBM maupun gas elpiji subsidi masih mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
"Kami turun langsung mengecek beberapa SPBU dan agen gas di Tembilahan hingga Tempuling. Dari hasil pengecekan, stok masih aman dan distribusi berjalan normal," ujar AKP Budi Winarko.
Berdasarkan data di lapangan, pasokan Bio Solar yang masuk berkisar antara 8 hingga 16 ton per hari, sementara kebutuhan masyarakat rata-rata sekitar 10 ton.
Sementara itu, pasokan Pertalite dari Pertamina mencapai 32 ton per hari, sedangkan kebutuhan masyarakat berada di kisaran 20 ton per hari. Dengan demikian, masih terdapat surplus stok sekitar 12 ton setiap harinya.
Pengecekan juga dilakukan di salah satu agen gas elpiji, yakni PT Bubuhan Bersama Gas. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya kekosongan stok dan distribusi elpiji masih berjalan lancar. "Meski ketersediaan energi dipastikan aman, masyarakat diimbau tidak melakukan penimbunan ataupun penyalahgunaan distribusi BBM maupun gas subsidi," tegas Kasat Reskrim.
Petugas juga akan terus melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan ketersediaan BBM dan elpiji tetap terjaga serta dapat dinikmati masyarakat hingga menjelang Lebaran nanti.(*2)
Editor : Rinaldi