Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harapan di Tengah Puing Kebakaran Puluhan Rumah, Warga Pulau Kijang Inhil Terima Bantuan

Redaksi • Minggu, 12 April 2026 | 21:32 WIB
Petugas dari BPBD Inhil membawa bantuan untuk korban kebakaran di Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil, Ahad (12/4/2026). (Istimewa)
Petugas dari BPBD Inhil membawa bantuan untuk korban kebakaran di Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil, Ahad (12/4/2026). (Istimewa)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Harapan mulai tumbuh di tengah puing kebakaran Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Inhil. Bantuan dari berbagai pihak kini mulai diterima warga yang terdampak.

Ahad (12/4/2026), ratusan korban berkumpul saat bantuan disalurkan langsung oleh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H Herman, bersama Ketua TP-PKK Inhil dan jajaran. Bantuan yang diterima bukan hanya sekadar logistik, tetapi juga menjadi penguat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini.

Kebakaran yang terjadi pada 8 April lalu menghanguskan puluhan bangunan dan merusak berat 17 rumah lainnya. Sebanyak 61 kepala keluarga atau 190 jiwa terdampak dan kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga: Diikuti 12 Daerah, Kejurda Futsal Piala Gubri 2026 Digelar di GOR Tribuana Pekanbaru

Berbagai kebutuhan dasar kini mulai terpenuhi. Bantuan pangan yang disalurkan meliputi 2,5 ton beras, minyak goreng, mi instan, gula, susu hingga ikan kaleng.

Selain itu, bantuan hunian darurat seperti matras, selimut, terpal, sarung dan lampu lentera juga telah digunakan warga di pengungsian.

Bantuan sandang dan kesehatan turut diberikan, berupa paket hygiene care, pempers, pakaian hingga pakaian layak pakai melalui program "Sekail Umpan".

Baca Juga: Rp 4,5 Juta per Orang, Wako Agung Siapkan Rp6,14 Miliar untuk 1365 JCH Asal Pekanbaru

Tak hanya itu, bantuan uang tunai melalui Baznas Inhil senilai Rp168 juta juga mulai disalurkan kepada korban. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga.

Sejumlah warga mengaku bersyukur atas bantuan yang datang. Di tengah keterbatasan, bantuan tersebut membantu mereka bertahan sekaligus menjadi awal untuk bangkit.

Bupati Herman memastikan pemerintah akan terus hadir hingga kondisi warga benar-benar pulih.

Baca Juga: Dentuman DJ di Kuliner Malam Cut Nyak Dien Berujung Teguran Satpol PP Pekanbaru

"Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian bersama," ujarnya.

Ia juga mengajak dunia usaha dan masyarakat luas untuk ikut membantu korban kebakaran.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami mengharapkan kepedulian semua pihak untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Pulau Kijang. Solidaritas adalah kekuatan untuk bangkit,"tutupnya.

Baca Juga: Penumpang Kapal Lompat ke Laut dan Hilang di Tengah Pelayaran Menuju Selatpanjang Kepulauan Meranti

Bagi warga, bantuan yang datang bukan sekadar untuk bertahan hidup, tetapi juga menjadi awal untuk membangun kembali harapan. (*2)

Editor : M. Erizal
#80 rumah terbakar di Inhil #kebakaran rumah #kebakaran inhil