TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diwarnai keluhan dari masyarakat. Aplikasi i-Potret yang digunakan untuk pendaftaran siswa baru tingkat SD dan SMP dilaporkan mengalami gangguan sehingga menyulitkan orang tua dalam melakukan registrasi akun maupun pendaftaran.
Keluhan tersebut ramai disampaikan melalui media sosial. Sejumlah orang tua mengaku gagal membuat akun dan tidak dapat melanjutkan proses pendaftaran meski telah berulang kali mencoba.
Salah satu orang tua calon siswa, Mirwan, mengaku aplikasi i-Potret masih mengalami gangguan hingga hari kedua pelaksanaan pendaftaran.
Baca Juga: 5 Tanda Alergi Debu, Bersin, Mata Gatal dan Berair hingga Batuk, Jangan Dianggap Remeh!
"Sudah hari kedua sejak pagi aplikasi ini terus mengalami eror. Ini menjadi kendala awal bagi kami sebagai orang tua untuk mendaftarkan anak masuk sekolah. Kami berharap masalah ini segera diatasi karena waktu pendaftaran cukup singkat, sementara proses registrasi dan pendaftaran belum bisa berjalan lancar," ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Menurut Mirwan, penerapan sistem pendaftaran secara digital memang bertujuan mempermudah masyarakat. Namun, sistem yang digunakan seharusnya dipastikan siap terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesulitan bagi orang tua maupun calon siswa.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga melalui kolom komentar media sosial. Sebagian mengaku kesulitan melakukan verifikasi akun, sementara lainnya tidak dapat mengakses menu pendaftaran akibat gangguan sistem.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan orang tua. Mereka takut anak-anak tidak dapat menyelesaikan proses pendaftaran tepat waktu mengingat masa pendaftaran hanya berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Juni 2026.
Persoalan ini turut mendapat perhatian dari Wakil Ketua PWI Inhil, Faisal Martinus. Menurutnya, pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah konkret agar kendala yang dihadapi masyarakat tidak berlarut-larut.
"Seharusnya ini juga menjadi perhatian DPRD Inhil, khususnya Komisi IV. Jangan hanya menunggu viral baru ditanggapi keluhan masyarakat," tegasnya.
Selain itu, Faisal juga menyoroti beberapa wilayah di Inhil yang sulit mendapatkan jaringan internet sehingga orang tua calon siswa kesusahan melakukan pendaftaran melalui online.
Diketahui, SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 tingkat SD dan SMP di Inhil dilaksanakan melalui aplikasi i-Potret. Masa pendaftaran berlangsung hingga 17 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 22 Juni 2026, sedangkan daftar ulang dilaksanakan pada 23 hingga 24 Juni 2026.(*2)
Editor : M. Erizal