Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pelaku Pengeroyokan dan Pembacokan di Sungai Gantang Inhil Ditangkap di Bali, Satu Rekannya Masih Diburu

M Ali Nurman • Senin, 22 Juni 2026 | 20:52 WIB
Pelaku pembacokan inisial RS diamankan pihak kepolisian di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Jumat (19/6/2026) lalu. (Istimewa)
Pelaku pembacokan inisial RS diamankan pihak kepolisian di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Jumat (19/6/2026) lalu. (Istimewa)

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Setelah sempat buron selama hampir dua bulan, seorang pelaku kasus pengeroyokan dan pembacokan yang terjadi di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), akhirnya berhasil ditangkap polisi saat bersembunyi di Provinsi Bali.

Pelaku berinisial RS (19), warga Desa Sungai Gantang, diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Kempas pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 15.30 Wita di Banjar Dinas Lebah Siung, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SH SIK melalui Kapolsek Kempas Iptu Danu Hidayat, Senin (22/62026) mengatakan, penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelidikan kasus pengeroyokan dan kekerasan bersama yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok serius.

Baca Juga: Sempat Jadi Perbincangan para Guru tentang Penerapan WFH dan WFA, Begini Penjelasan Bupati Inhu tentang Libur Semester

Peristiwa itu terjadi pada Ahad (26/4/2026) sekitar pukul 17.40 WIB di kawasan Parit Bulan Mengambang, Desa Sungai Gantang. Korban, Azli Ananta Ginting, saat itu tengah mengendarai sepeda motor bersama istrinya dalam perjalanan pulang ke rumah.

Saat melintas di Jembatan Rumbai, korban nyaris bersenggolan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Ucapan yang dilontarkan korban kemudian disalahartikan oleh sekelompok pemuda yang berada di lokasi sehingga memicu perselisihan.

Tidak lama kemudian, korban didatangi dan dikeroyok oleh sejumlah pelaku. Meski sempat mengajak para pelaku menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum, situasi justru semakin memanas.

Ketika korban menunggu di sebuah warung milik warga, para pelaku kembali datang dengan membawa senjata tajam dan langsung melakukan pengejaran.

 Baca Juga: Ketika AI Menulis Tugas Bahasa Arab Siswa, Apa yang Sebenarnya Sedang Mereka Pelajari?

Korban yang berusaha menyelamatkan diri terjatuh dan mengalami luka bacok serius pada bagian kaki kiri. Sementara istrinya berhasil diamankan warga sekitar.

Usai menerima laporan korban, Unit Reskrim Polsek Kempas melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku. Sebelumnya, satu tersangka lainnya bernama Priyanto lebih dahulu ditangkap di Kota Batam pada 13 Juni 2026.

Pengembangan kasus kemudian mengarah pada keberadaan RS yang diketahui berada di wilayah Kabupaten Buleleng, Bali. Berbekal informasi tersebut, polisi berkoordinasi dengan Polres Buleleng untuk melakukan pelacakan dan penangkapan.

"Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan selanjutnya dibawa ke Polres Buleleng sebelum dijemput personel Polsek Kempas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," jelas Kapolsek.

 Baca Juga: Dishub Kuansing Mulai Lakukan Penutupan Jalan Jendral Sudirman, Ini Penjelasan Kadishub

Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang digunakan saat kejadian, satu buah kursi kayu, rekaman CCTV yang tersimpan dalam flashdisk, serta satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam.

Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara dan melakukan pengembangan kasus. Sementara satu pelaku lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka masih berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan terus diburu aparat kepolisian.

Polsek Kempas menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang masih melarikan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.(*2)

 

Editor : Edwar Yaman
#pembacokan #pelaku pengeroyokan #sungai gantang #polres inhil