Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Inhil Usulkan Delapan Desa Jadi Kampung Nelayan

M Ali Nurman • Senin, 6 Juli 2026 | 10:37 WIB
PEGANG PIALA: Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, Ketua TP PKK Inhu Suci Rahmiani dan anggota DPRD Inhu Masyrullah serta Ketua LPTQ Inhu Syahril memegang piala saat penyambutan kafilah, Sabtu (4/7/2026).(KASMEDI/RIAU POS)
PEGANG PIALA: Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, Ketua TP PKK Inhu Suci Rahmiani dan anggota DPRD Inhu Masyrullah serta Ketua LPTQ Inhu Syahril memegang piala saat penyambutan kafilah, Sabtu (4/7/2026).(KASMEDI/RIAU POS)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Peluang Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapatkan Program Kampung Nelayan dari pemerintah pusat sema­kin terbuka. Tahun ini, Pem­kab Inhil mengusulkan dela­pan desa untuk menjadi penerima program yang bertujuan memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Usulan tersebut disampaikan Bupati Inhil Herman saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Aksele­rasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan di Ballroom Kementerian Kelautan dan Perikanan, belum lama ini.

Herman mengatakan, saat ini usulan delapan desa tersebut tinggal menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri. Jika telah disahkan, berbagai kegiatan pendukung akan segera direa­lisasikan di lapangan.

‘’Tahun ini kita mengusulkan delapan desa menjadi Kampung Nelayan. In sya Allah SK menteri segera keluar sehingga kegiatan di lapangan bisa langsung dilaksanakan,’’ ujarnya.

Menurut Herman, Program Kampung Nelayan memiliki dukungan anggaran yang besar. Di dalamnya terdapat sekitar 15 kegiatan prioritas, mulai dari pembangunan pabrik es, bengkel nelayan, SPBU nelayan hingga sarana pendukung lainnya yang dibutuhkan masyarakat pesisir.

Ia berharap desa-desa yang belum masuk dalam usulan tahun ini dapat kembali diusulkan pada tahun mendatang agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

Selain itu, Kementerian Desa juga menyiapkan bantuan bioflok bagi desa-desa yang memiliki potensi pengembangan budidaya perikanan, termasuk tambak udang vaname.

‘’Setelah Rakornas ini kita akan rapat dengan kepala desa yang memiliki potensi agar program tersebut segera diusulkan,’’ katanya.

Herman optimistis program tersebut akan menjadi salah satu penggerak ekonomi desa.(ali/*2) 

Editor : Arif Oktafian
#kementerian kelautan dan perikanan #kabupaten indragiri hilir #herman #kampung nelayan