Harimau Sumatra Mangsa Sapi di Pulau Burung Inhil, Polisi Imbau Warga Waspada

M Ali Nurman • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:35 WIB
Ilustrasi harimau sumatera. (Int)
Ilustrasi harimau sumatera. (Int)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Kemunculan seekor harimau sumatra di Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), membuat warga setempat waspada. Satwa dilindungi tersebut dilaporkan memangsa seekor sapi milik warga beberapa waktu lalu.

Peristiwa itu memicu kekhawatiran masyarakat. Sejumlah warga memilih membatasi aktivitas di luar rumah, terutama pada malam hari, karena khawatir harimau kembali muncul di sekitar permukiman.

Kapolsek Pulau Burung Iptu Danu Hidayat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak beraktivitas seorang diri di luar rumah.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan, 19 Ruas Sudah Diaspal Sepanjang 23 Kilometer

"Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Jangan bepergian sendirian dan segera melapor apabila melihat keberadaan harimau," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Pulau Burung juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil terkait kemungkinan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar apabila kondisi dinilai belum aman.

"Jika diperlukan, aktivitas belajar mengajar akan diliburkan sementara sampai situasi benar-benar aman," kata Iptu Danu.

Baca Juga: Bawa Sabu 2 Kg Lewat Bandara SSK II, Kurir Asal Aceh Ditangkap 

Selain itu, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk meminta petunjuk teknis mengenai penanganan dan evakuasi harimau sumatra tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat tidak bertindak sendiri apabila kembali melihat kemunculan harimau. Warga diminta segera melapor kepada aparat agar penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur dan menghindari terjadinya konflik antara manusia dengan satwa liar.(*2)

Editor : Rinaldi
sapi dimangsa warga diminta waspada harimau sumatera pulau burung