TEMBILAHAN (RIAUPOS.CLO) - Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi menyusul meningkatnya aktivitas harimau Sumatra di sekitar permukiman warga.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil Nomor: 500.10.9.7/DISDIK/1205 tertanggal 26 Juli 2026. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Desa Sungai Danai yang meminta penghentian sementara kegiatan belajar mengajar demi keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Abdul Rasyid SE M.Ak, mengatakan keselamatan warga sekolah menjadi prioritas utama. Karena itu, pembelajaran tatap muka dihentikan hingga kondisi di wilayah tersebut dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
"Keselamatan warga sekolah menjadi prioritas utama kami sampai otoritas terkait memastikan kawasan perkebunan dan permukiman Desa Sungai Danai benar-benar aman dari ancaman satwa liar," ujarnya.
Sesuai surat edaran, penghentian pembelajaran tatap muka mulai berlaku efektif pada Senin (27/7/2026) dan akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan, menunggu perkembangan situasi di lapangan.
"Selama kebijakan tersebut diberlakukan, seluruh peserta didik mengikuti proses belajar dari rumah melalui skema Learning from Home (LFH),"ucapnya.
Baca Juga: Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Dilaksanakan di Pekanbaru dan Kampar
Sementara itu, guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas administrasi serta koordinasi pembelajaran secara daring dari rumah.
Selain mengatur mekanisme pembelajaran, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.
Warga diminta mengurangi aktivitas di kawasan perkebunan maupun lokasi yang dianggap rawan, terutama pada sore hingga malam hari, serta terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah desa dan instansi terkait mengenai perkembangan penanganan kemunculan harimau Sumatra di Desa Sungai Danai. (*2)
Editor : M. Erizal