TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Polsek Pulau Burung dan Pemerintah Desa Sungai Danai melakukan verifikasi lapangan terkait dugaan keberadaan harimau sumatra di Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, Selasa (28/7/2026).
Langkah tersebut dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait kemunculan harimau yang sebelumnya memangsa sapi ternak milik warga dan kembali terlihat pada Senin (27/7/2026).
Ketua Tim BBKSDA Riau, Bambang Santoso, bersama personel BBKSDA, Polsek Pulau Burung yang diwakili Kanit Reskrim Ipda AT Tampubolon SH, serta Pemerintah Desa Sungai Danai turun langsung melakukan pengecekan di sejumlah titik yang diduga menjadi lintasan satwa liar tersebut.
Petugas melakukan identifikasi dan pengukuran jejak kaki yang diduga milik harimau sumatra sebagai bahan analisis lebih lanjut. Selain itu, kamera trap dipasang di lokasi yang diperkirakan menjadi jalur perlintasan satwa guna memantau aktivitas harimau secara berkala.
Kapolsek Pulau Burung Iptu Danu Hidayat SH MH mengatakan, pemasangan kamera trap merupakan bagian dari upaya pemantauan untuk memastikan keberadaan harimau sekaligus menentukan langkah penanganan berikutnya.
"Kami bersama tim BBKSDA terus melakukan pemantauan di lokasi. Kamera trap dipasang di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur lintasan harimau untuk mengetahui pola pergerakan satwa tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Satresnarkoba Polres Rohil Ungkap Peredaran Sabu, Dua Tersangka Diamankan
Selain melakukan pemantauan, petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas seorang diri di kawasan kebun maupun hutan, terutama pada pagi, sore, dan malam hari.
Warga juga diminta segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Pulau Burung apabila kembali menemukan jejak maupun melihat keberadaan harimau.
"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada. Apabila kembali menemukan jejak atau melihat harimau, segera laporkan kepada petugas dan jangan mencoba mendekati satwa tersebut," tegas Danu.
Baca Juga: Pemkab Inhu Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Sederhana tapi Meriah dan Penuh Makna
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil juga telah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di Desa Sungai Danai. Seluruh siswa menjalani proses belajar dari rumah hingga kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
BBKSDA Riau akan memantau hasil rekaman kamera trap yang telah dipasang. Apabila terkonfirmasi masih ada aktivitas harimau di lokasi tersebut, petugas akan memasang kandang jebak sebagai bagian dari upaya mitigasi sesuai prosedur yang berlaku.(*2)
Editor : Rinaldi