Diduga Monyet Penyerang Warga Tembilahan Berhasil Dijebak, BBKSDA Lakukan Identifikasi

Rinaldi • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 16:30 WIB
Tim gabungan mengevakuasi monyet yang berhasil masuk perangkap di Jalan Tampomas Parit 14, Kecamatan Tembilahan, Kamis (6/8/2026).(Istimewa)
Tim gabungan mengevakuasi monyet yang berhasil masuk perangkap di Jalan Tampomas Parit 14, Kecamatan Tembilahan, Kamis (6/8/2026).(Istimewa)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Seekor monyet yang diduga merupakan satwa liar yang selama ini menyerang dan meresahkan warga Kota Tembilahan berhasil dijebak dalam operasi gabungan di Jalan Tampomas Parit 14, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (6/8/2026).

Meski demikian, pemerintah belum memastikan bahwa monyet yang tertangkap merupakan satwa yang selama ini menyebabkan belasan warga menjadi korban gigitan. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau masih akan melakukan identifikasi untuk memastikan kesesuaian ciri-ciri dan perilakunya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil, Junaidi Ismail, mengatakan perangkap dipasang sekitar pukul 08.00 WIB oleh tim gabungan yang terdiri dari BBKSDA Riau, Polres Inhil, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, pemerintah kecamatan, serta masyarakat.

Baca Juga: Kejati Riau Lelang 754 Unit Barang Rampasan Negara

Sekitar pukul 14.20 WIB, seekor monyet masuk ke dalam perangkap yang telah dipasang dengan umpan. Satwa tersebut kemudian dievakuasi ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil untuk penanganan sementara sebelum dilakukan identifikasi oleh BBKSDA Riau.

"Alhamdulillah, satu ekor monyet berhasil masuk ke dalam perangkap. Namun, kami belum bisa memastikan apakah ini monyet yang selama ini meresahkan masyarakat. BBKSDA Riau akan melakukan pengamatan dan identifikasi terlebih dahulu," ujar Junaidi.

Menurutnya, identifikasi perlu dilakukan agar pemerintah tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa ancaman telah berakhir. Sebab, masih ada kemungkinan monyet yang selama ini menyerang warga belum tertangkap atau terdapat lebih dari satu ekor monyet yang berkeliaran.

Baca Juga: Polisi Lakukan Ekshumasi Jenazah Remaja Diduga Korban Perundungan

Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila kembali melihat monyet berkeliaran di permukiman. Pemerintah bersama tim gabungan juga akan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi kemunculan satwa tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan jangan menganggap persoalan ini sudah selesai sebelum hasil identifikasi keluar. Mudah-mudahan monyet yang tertangkap ini memang satwa yang selama ini meresahkan sehingga situasi kembali aman," katanya.

Junaidi menambahkan, keberhasilan penangkapan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur yang terlibat, termasuk aparat keamanan, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat yang membantu pemantauan serta pemasangan perangkap di kawasan Parit 13, Parit 14, dan Parit 15.(*2)

 

Editor : Rinaldi
teror monyet di tembilahan monyet dijebak BBKSDA Lakukan Identifikasi