Pasokan Menipis, Harga Ayam di Tembilahan Tembus Rp70 Ribu

M Ali Nurman • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:20 WIB
Menipisnya pasokan membuat harga ayam potong di Pasar Rakyat Tembilahan tembus Rp70 ribu per kilogram, Rabu (12/8/2026).(Istimewa)
Menipisnya pasokan sempat membuat harga ayam potong di Pasar Rakyat Tembilahan tembus Rp70 ribu per kilogram.(Istimewa)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Pasokan daging ayam ras di pasar tradisional Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menipis hingga sekitar 70 persen. Kondisi tersebut membuat harga ayam di tingkat pengecer melonjak dan sempat menembus Rp70 ribu per kilogram.

Penurunan pasokan terjadi karena kiriman ayam dari Pekanbaru yang menjadi salah satu daerah pemasok utama mengalami kekosongan. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, pasokan ayam kini lebih banyak didatangkan dari Palembang dan Lampung.

Minimnya stok membuat harga ayam bersih di tingkat pedagang pasar berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Sementara di tingkat pedagang keliling dan pengecer kecil, harga sempat mencapai Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Baca Juga: Dapat Suntikan Rp47,67 Miliar dari Pemerintah Pusat, APBD Meranti Masih Tekor Rp149 M

Salah seorang pedagang, Anggi, mengatakan kenaikan harga terjadi dalam beberapa hari terakhir seiring berkurangnya pasokan ayam potong. "Kalau eceran saat ini Rp45 ribu sampai Rp50 ribu. Kalau beberapa hari kemarin harga mencapai Rp60 ribu sampai Rp70 ribu karena pasokan ayam potong ini berkurang. Pasokan dari Pekanbaru kosong, jadi ayam didatangkan dari Palembang dan Lampung," ujar Anggi, Rabu (12/8/2026).

Kondisi tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Inhil bersama Satgas Pangan. Tim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan untuk memantau ketersediaan stok sekaligus memastikan harga ayam tetap terkendali.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DKUPP) Inhil, Trio Beni Putra, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan harga ayam di tingkat agen atau distributor masih relatif stabil.

Baca Juga: Murid Baru Sekolah Swasta Mitra Pemko Pekanbaru Dapat Seragam Gratis

"Terjadi kekurangan pasokan sekitar 70 persen. Situasi seperti ini terkadang dimanfaatkan oleh pedagang untuk menaikkan harga terlalu tinggi. Namun, karena kita segera tanggap, dilakukan langkah-langkah taktis," kata Trio.

Menurutnya, harga ayam di tingkat agen hanya mengalami kenaikan sekitar Rp1.000 per kilogram, dari Rp38 ribu menjadi Rp39 ribu. Kenaikan yang lebih tinggi justru terjadi ketika ayam sudah berada di tingkat pengecer.

Trio menegaskan pemerintah tidak ingin pedagang mengalami kerugian, namun kenaikan harga juga tidak boleh membebani masyarakat.

Baca Juga: Cara Cek Desil Kemensos dan Status Penyaluran Bansos Tahap 3 Melalui Aplikasi di Hp dan Situs Resmi

"Jika ada pedagang yang menjual di atas Rp50 ribu, Rp60 ribu, atau Rp70 ribu, kita akan mengambil dagangannya dan membayarnya sesuai harga modal mereka. Kita tidak ingin pedagang rugi, tetapi masyarakat juga tidak boleh terbebani," tegasnya.

Pemkab Inhil bersama Satgas Pangan akan terus memantau perkembangan pasokan dan harga ayam di pasaran. Langkah tersebut dilakukan agar harga kembali stabil sekaligus menjaga daya beli masyarakat.(*2)

 

Editor : Rinaldi
pasokan menipis ayam potong harga ayam harga naik