RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Sejumlah bahan kebutuhan pokok (Bapok) pada perayaan HUT ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia (RI) terjadi kenaikan harga. Kenaikan harga Bapok tersebut terpantau di Pasar Rakyat Kota Rengat, Selasa (18/8/2026).
"Benar, berdasarkan hasil pantauan kami di Pasar Rakyat Kota Rengat ada kenaikan harga sejumlah Bapok," ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Inhu, Tukiyat SSos MH.
Dari hasil pantauan yang dilakukan sebutnya, harga Bapok yang naik itu yakni komoditi daging ayam ras. Dimana, sebelumnya, harga daging ayam Rp49 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Bahkan, sesuai acuan, harga daging ayam ras hanya Rp40 ribu per kilogram.
Baca Juga: Besok, 204 Jalur Berpacu di Tepian Narosa Teluk Kuantan
Sedangkan harga gading ayam kampung tetap Rp60 ribu per kilogram. Begitu juga dengan harga daging sapi tetap Rp100 ribu per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditi jenis cabai merah keriting. Sebelumnya, harga cabai merah keriting Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram.
Untuk harga cabai rawit merah dan cabai rawit hijau tetap Rp60 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang merah juga tetap Rp30 ribu per kilogram.
Baca Juga: Warga Sungai Gantang Bentangkan Bendera Merah Putih 1.081 Meter di Jembatan Rumbai
Walupun demikian sambungnya, sejumlah komoditi Bapok terutama jenis sayuran mengalami turun harga. Seperti jenis sawi hijau, dari Rp13 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram. Begitu juga dengan kacang panjang, dari Rp15 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram.
Lebih jauh disampaikannya, kenaikan harga pada komoditi daging ayam ras disebabkan oleh tingginya permintaan konsumen atau masyarakat beberapa hari terakhir. "Untuk harga cabai merah keriting naik, lantaran pedagang menjual pasokan baru," terangnya.
Editor : Rinaldi