Kabut Asap Tipis Mulai Selimuti Langit Tembilahan

Indra Efendi • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:25 WIB
Pengemudi sepeda motor melintas di bawah kabut asap tipis di langit Kota Tembilahan. (Istimewa)
Pengemudi sepeda motor melintas di bawah kabut asap tipis di langit Kota Tembilahan. (Istimewa)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Memasuki musim kemarau periode Agustus 2026 ini kabut asap tipis yang diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai menyelimuti langit Kota Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil). 

Meski demikian, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil R Irliansyah, menegaskan kondisi tersebut masih dalam kategori aman bagi pengendara jalan raya maupun angkutan perairan.

"Kalau di Inhil kita rasa untuk saat ini masih aman. Mudah-mudahan saja kedepan kondisinya bisa semakin membaik," ungkap R Irliansyah, Kamis (20/8/26).

Baca Juga: Tim PKM UPP Inovasi Kemasan dan Branding Beras Lokal, Dorong Pendapatan Desa Cipang Kiri Hulu

Ditanya hotspot saat ini, dia menjelaskan terdapat 3 titik panas di Desa Batang Sari, Kecamatan Mandah. Namun kondisi di lapangan sudah mampu dikendalikan oleh petugas gabungan yang ada di lapangan.

Hal tersebut, menurut Iriliansyah juga dibenarkan oleh Kepala Desa Batang Sari. "Alhamdilillah, menurut informasih dari Kepal Desa, saat ini sudah padam," katanya.

Keadaan lokasi yang terbakar, merupakan lahan pribadi warga desa setempat dengan luas yang terbakar 0,25 Ha. Pihak BPBD akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) dan Pemerintah Kecamatan (Pemcam) setempat.

Baca Juga: Awalnya Bakar Kayu, Api Menjalar ke Lahan Warga, Pria di Tambang Diamankan Polisi

"Jika ada karhutla segera sampaikan kepada kita agar segera dapat dicarikan solusinya," pesan Irliansyah, mengakhiri.

Editor : Rinaldi
langit tembilahan musim kemarau kabut Asap