TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Angin puting beliung menerjang Kelurahan Sungai Salak dan Kelurahan Pangkalan Tujuh, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (20/8) malam. Akibatnya, enam rumah warga dan dua gudang mengalami kerusakan. Peristiwa terjadi saat sebagian besar warga masih beristirahat.
Salah seorang warga terdampak bernama Hamnah mengatakan, angin datang secara tiba-tiba dengan hembusan yang sangat kencang. Atap seng rumahnya terangkat dan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan. “Anginnya sangat kencang dan datang tiba-tiba. Atap seng rumah terangkat sehingga beberapa bagian rumah mengalami kerusakan,” ujarnya kepada Riau Pos, Jumat (21/8).
Baca Juga: Kabut Asap Tipis Mulai Selimuti Langit Tembilahan
Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, terdata di Kelurahan Sungai Salak terdapat tiga rumah terdampak. Di mana, satu rumah mengalami rusak berat dan dua lainnya rusak ringan. Dua gudang di wilayah tersebut juga mengalami rusak berat.
Baca Juga: Sisir Bara Api di Lahan Gambut 434 Ha
Sementara di Kelurahan Pangkalan Tujuh, tiga rumah mengalami kerusakan. Masing-masing satu rumah rusak berat, satu rusak sedang, dan satu lainnya rusak ringan. “Dari hasil pendataan, terdapat enam rumah dan dua gudang yang terdampak. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil R Arliansyah, kemarin.
Usai kejadian ini, TRC BPBD Inhil bersama pihak kecamatan, kelurahan, dan masyarakat melakukan peninjauan ke lokasi. Bantuan juga diserahkan kepada warga yang terdampak. Arliansyah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan angin kencang. Warga diminta segera mencari tempat aman apabila kondisi cuaca mulai membahayakan.(*2)
Editor : Bayu Saputra