Jika Kabut Asap Menebal, Disdik Inhil Buka Opsi Sekolah Daring

Redaksi • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 17:29 WIB
Kadisdik Inhil Abdul Rasyid (Istimewa)
Kadisdik Inhil Abdul Rasyid (Istimewa)

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus memantau perkembangan kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah. Jika kondisi kabut asap semakin tebal dan mulai membahayakan kesehatan peserta didik, sekolah diminta menyiapkan opsi pembelajaran daring dari rumah.

Kepala Disdik Inhil Abdul Rasyid mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil dan instansi terkait untuk memantau perkembangan kabut asap serta dampaknya terhadap aktivitas pendidikan.

"Pihak Disdik Inhil terus berkoordinasi dengan pihak BPBD Inhil serta pihak terkait lainnya bagi pemantauan kabut asap yang kemungkinan berpotensi mengganggu kesehatan dan dunia pendidikan," ungkap Abdul Rasyid.

Baca Juga: Presiden Perintahkan Aparat Turun ke Desa-Desa Edukasi Masyarakat agar Tak Bakar Lahan
 
Menurutnya, kondisi kabut asap menjadi perhatian karena aktivitas kebakaran lahan di sejumlah wilayah berpotensi memengaruhi kualitas udara. Karena itu, sekolah diminta turut memantau kondisi lingkungan di sekitar wilayah masing-masing.

Disdik Inhil juga telah memberikan arahan kepada sekolah yang berada di wilayah dengan potensi kabut asap semakin tebal. Jika kondisi tersebut dinilai mulai mengancam kesehatan peserta didik, sekolah dapat mengambil langkah pembelajaran dari rumah secara daring.

"Kami juga sudah memberikan arahan kepada sekolah-sekolah di daerah yang potensi kabut asapnya makin tebal dan dapat mengancam kesehatan anak didik agar mengambil tindakan belajar secara daring di rumah bagi anak didik," jelasnya.

Baca Juga: Pengaspalan Jalan Teratai Pekanbaru Capai 70 Persen

Rasyid menegaskan, penerapan pembelajaran daring tidak serta-merta diberlakukan di seluruh sekolah. Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi kabut asap dan tingkat risiko terhadap kesehatan peserta didik di masing-masing wilayah.

"Secara khusus nantinya Disdik akan mengeluarkan edaran terkait kebijakan pembelajaran dari rumah jika kabut asap sudah berada pada ambang mengancam dan membahayakan kesehatan anak didik," ujarnya.

Ia menambahkan, kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah pembelajaran. Karena itu, pihak sekolah diminta terus berkoordinasi dengan Disdik apabila terjadi peningkatan kabut asap di wilayahnya.

Baca Juga: Masih Ada 7 Titik, Presiden Perintahkan Segera Padamkan Sisa Karhutla di Riau

Disdik Inhil berharap kondisi kabut asap dapat segera ditangani sehingga aktivitas belajar mengajar tetap berjalan normal. Pemantauan bersama BPBD dan instansi terkait juga terus dilakukan seiring perkembangan titik api dan kondisi kualitas udara di wilayah Inhil.

Dengan demikian, pembelajaran daring menjadi langkah alternatif apabila kabut asap semakin pekat dan kondisi udara tidak lagi aman bagi peserta didik. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga proses pendidikan tetap berlangsung tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan anak didik. (*2)

Editor : M. Erizal
disdik inhil bpbd inhil kabut Asap