Mohon Hujan di Tengah Kemarau, Pemkab Inhil Gelar Salat Istisqa

M Ali Nurman • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 10:44 WIB
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Gaddafi memimpin rapat persiapan Salat Istisqa di ruang rapat Bapperida Inhil, Senin (31/8/2026).(Istimewa)
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Gaddafi memimpin rapat persiapan Salat Istisqa di ruang rapat Bapperida Inhil, Senin (31/8/2026).(Istimewa)

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai berdampak terhadap kondisi lingkungan. Kabut asap kembali terasa di sejumlah wilayah, sementara titik api masih ditemukan.

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mengajak masyarakat memanjatkan doa melalui Salat Istisqa. Salat meminta hujan itu dijadwalkan digelar Selasa (1/9/2026), mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Pelaksanaannya dipusatkan di halaman Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Nomor 1 Tembilahan.

Persiapan pelaksanaan Salat Istisqa dibahas dalam rapat yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Inhil, Senin (31/8/2026).

 Baca Juga: Polisi Gagalkan Peredaran 207 Pil Ekstasi, Pemuda 19 Tahun Dibekuk saat Transaksi

Rapat dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Gaddafi. Hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Muammar mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau yang cukup panjang. Kondisi tersebut juga beriringan dengan meningkatnya potensi karhutla dan kabut asap.

"Kondisi kemarau yang cukup panjang, masih adanya titik-titik api, serta kabut asap yang semakin terasa tentu menjadi perhatian kita bersama. Selain upaya penanganan yang terus dilakukan di lapangan, kita juga berikhtiar melalui doa dengan melaksanakan Salat Istisqa," ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Inhil untuk ikut melaksanakan Salat Istisqa. Menurutnya, kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin bersama-sama memohon agar hujan segera turun.

 Baca Juga: Pj Sekda Lantik 162 Pejabat Fungsional dan Struktural Rohul, Ini Pesan Tegas Bupati Anton

"Kami mengajak seluruh masyarakat yang berkesempatan untuk bersama-sama hadir dan melaksanakan Salat Istisqa. Mari kita memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, sehingga kondisi kemarau panjang dapat teratasi dan kabut asap dapat berkurang," katanya.

Masyarakat yang hadir diimbau membawa perlengkapan salat masing-masing. Pelaksanaan salat diharapkan berlangsung tertib dan khusyuk. Pemkab Inhil berharap hujan yang turun nantinya dapat membantu mengatasi dampak kemarau, mengurangi kabut asap serta mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Muammar menegaskan, Salat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar bersama. Sementara upaya penanganan di lapangan terhadap karhutla dan dampak kemarau tetap dilakukan oleh pemerintah bersama pihak terkait.

 Baca Juga: Bono's Sky Dream, Destinasi Akhir Pekan dengan City View yang Indah

"Ini adalah ikhtiar kita bersama. Pemerintah terus melakukan langkah-langkah penanganan sesuai kewenangan, dan melalui Salat Istisqa ini kita bersama-sama mengetuk pintu langit, memohon agar Kabupaten Indragiri Hilir segera diberikan hujan dan kondisi kembali membaik," tutupnya.(*2)

Editor : Edwar Yaman
pemkab inhil kemarau salat istisqa titik api