TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus menggesa penyelesaian kawasan Islamic Center Inhil. Pemkab menargetkan masjid di kawasan tersebut sudah dapat difungsikan dalam satu hingga dua bulan ke depan setelah perbaikan tahap awal dilakukan.
Percepatan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dihadiri Bupati Inhil H Herman, Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil Tantawi Jauhari dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Inhil.
Bupati Inhil Herman mengatakan, perbaikan awal difokuskan pada bagian kubah dan atap masjid yang mengalami kebocoran. Selain itu, pembenahan juga mencakup tempat wudu, sistem kelistrikan serta fasilitas mekanikal.
Baca Juga: Pekanbaru jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
"Prioritas awal kita adalah memperbaiki kubah dan atap masjid, kemudian tempat wudu serta fasilitas elektrikal dan mekanikal," ujar Herman.
Menurutnya, percepatan dilakukan agar masjid dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan. Pemanfaatan masjid tidak harus menunggu seluruh kawasan Islamic Center selesai secara keseluruhan.
Untuk mendukung pembangunan, Pemkab Inhil juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan. Tiga perusahaan, yakni PT Untung Idaman Nusa, Sambu Group dan PT Oscar Group, telah menyatakan komitmennya untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) bagi pembangunan Islamic Center.
Baca Juga: Kejar Kenaikan Golongan, 54 ASN Meranti Jalani Ujian Berlapis
"Tentunya kita membuka ruang bagi perusahaan maupun masyarakat yang ingin berkontribusi. Kebutuhan pembangunan akan dipetakan secara terperinci agar dukungan yang diberikan dapat tepat sasaran,"katanya.
Selain CSR perusahaan, masyarakat juga diberikan ruang untuk berkontribusi melalui infak, sedekah dan wakaf. Pemkab telah menyiapkan rekening khusus Tim Percepatan Pembangunan Islamic Center yang dikelola bendahara.
Pengelolaan dana tersebut akan dilakukan secara terbuka dan transparan, baik penerimaan maupun penggunaannya.
Baca Juga: Antrean Kendaraan di SPBU Kuansing Sedikit Berkurang, Pasokan Mencukupi
Herman mengatakan, setelah perbaikan kubah dan bagian utama masjid rampung, masjid ditargetkan mulai difungsikan dalam waktu satu hingga dua bulan. Pelaksanaan salat lima waktu nantinya melibatkan masyarakat, anak-anak sekolah, guru hingga pekerja yang berada di sekitar kawasan Islamic Center.
"Masjid diharapkan sudah dapat difungsikan sambil proses penyempurnaan kawasan terus berjalan,"katanya.
Sementara untuk keseluruhan kawasan Islamic Center, Pemkab Inhil menargetkan pembangunan dan penataan dapat rampung serta beroperasi penuh paling lambat dalam waktu dua tahun.
Baca Juga: Sekwan Kampar Masih Plt, DPRD Dorong Pengisian Definitif
Dengan demikian, masjid dapat lebih dahulu dimanfaatkan masyarakat, sembari pembangunan fasilitas pendukung dan penataan kawasan lainnya terus dilakukan secara bertahap.(*2)
Editor : M. Erizal