Tim Mabes TNI Turun ke Inhil, TNI-Polri Perkuat Barisan Hadapi Ancaman Karhutla

Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 21:59 WIB
Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto menyambut kedatangan tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang dipimpi Brigjen TNI Mar Agus Gunawandi di Mapolres Inhil, Jumat (18/9/2026). (Istimewa)
Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto menyambut kedatangan tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang dipimpi Brigjen TNI Mar Agus Gunawandi di Mapolres Inhil, Jumat (18/9/2026). (Istimewa)

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir mendapat perhatian serius.

Tim Penyuluh Karhutla Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) turun langsung ke Inhil dan melakukan koordinasi dengan jajaran Polres Inhil, Jumat (18/9/2026).

Kunjungan tersebut di Aula Rekonfu Mako Polres Inhil, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Tembilahan. Dimana pertemuan membahas langkah pencegahan, kesiapsiagaan hingga penanganan cepat apabila terjadi Karhutla.

Baca Juga: Kalahkan Stella Gracia di Semifinal, Putri SMAN 1 Pekanbaru Melaju ke Final

Tim Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI Mar. Agus Gunawan, dalam rombongan turut hadir Kolonel Laut Indra Joko, M.Han., Kolonel Mar. Victor Penpada, Kolonel AU Yotam Djalim, Mayor Arh. Eddy Siswanto, Mayor Cba. Witno Hadi dan Mayor Inf. Usman.

Kedatangan tim tersebut disambut Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto didampingi Wakapolres Kompol Maitertika sejumlah pejabat utama Polres Inhil serta Pasi Ops Kodim Kapten Arh. Agus Purwanto.

Koordinasi diarahkan untuk memperkuat sinergi TNI dan Polri bersama pemerintah daerah serta instansi terkait dalam menghadapi potensi Karhutla. Tidak hanya penanganan ketika api muncul, langkah pencegahan dan kesiapsiagaan juga menjadi perhatian.

Baca Juga: Didakwa Lakukan Suap Demi Jabatan, Mantan Sekda Kuansing Tak Ajukan Eksepsi

Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto mengatakan, ancaman Karhutla membutuhkan kerja bersama karena dampaknya dapat dirasakan langsung masyarakat maupun lingkungan.

"Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi. Sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh pihak terkait harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani secara cepat," ujar Donny.

Menurutnya, koordinasi antarpihak harus terus berjalan agar setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. Kesiapsiagaan juga diperlukan untuk mempercepat respons ketika terjadi kebakaran di lapangan.

Baca Juga: Besok, Siswa Rohul Kembali PTM di Sekolah

"Kita harus mengedepankan langkah pencegahan, kesiapsiagaan dan respons cepat. Dengan sinergi yang kuat, setiap potensi Karhutla dapat segera ditindaklanjuti," tambahnya.

Melalui penguatan koordinasi tersebut, TNI-Polri dan seluruh unsur terkait diharapkan semakin siap menghadapi ancaman Karhutla di Inhil, sekaligus menekan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.(*2)

Editor : M. Erizal
kebakaran lahan karhutla inhil mabes tni