Herman Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Inhil

M Ali Nurman • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 09:47 WIB
H Herman (dua kiri/peci pu­tih) bersama tim pendukungnya menyerahkan berkas pen­daftaran sebagai calon Ketua DPD II Golkar Inhil di Sekretariat Golkar Inhil Jalan M Yamin, Senin (21/9/2026) malam. (dpd II golkar inhil untuk riau pos)
H Herman (dua kiri/peci pu­tih) bersama tim pendukungnya menyerahkan berkas pen­daftaran sebagai calon Ketua DPD II Golkar Inhil di Sekretariat Golkar Inhil Jalan M Yamin, Senin (21/9/2026) malam. (dpd II golkar inhil untuk riau pos)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - H Herman menjadi calon tunggal Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) setelah tidak ada bakal calon lain yang mengembalikan berkas pencalonan hingga batas akhir pendaftaran Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Golkar Inhil, Senin (21/9) malam. 

Masa pendaftaran resmi ditutup pada pukul 00.00 WIB. Hingga batas waktu tersebut, hanya Herman yang menyerahkan dan mengembalikan berkas pencalonan kepada panitia Musda XI.

Ketua Steering Committee (SC) Musda XI DPD Golkar Inhil HM Yusuf Said SE MM membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, panitia telah menunggu hingga batas akhir pendaftaran sebelum memastikan jumlah bakal calon yang mengembalikan berkas.

Baca Juga: Rekonstruksi Jalan Sanglar–Kotabaru Mulai Dikebut

“Masa pendaftaran berakhir pada Senin (21/9) pukul 00.00 WIB. Hingga detik terakhir penutupan, hanya ada satu calon yang mengembalikan berkas pendaftaran, yaitu H Herman,” ujar Yusuf Said, Selasa (22/9). 

Setelah masa pendaftaran berakhir, panitia kemudian melakukan verifikasi terhadap berkas yang diserahkan Herman. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan pencalonan terpenuhi.

“Telah diverifikasi dan dilakukan pengecekan, seluruh dokumen syarat pencalonan yang diserahkan, kami nyatakan lengkap,” katanya.

Baca Juga: Jalan Terus Diperbaiki Secara Swadaya, Warga Parit 16 Tembilahan Minta Perhatian Pemerintah

Dengan hanya satu bakal calon yang mengembalikan berkas, orang nomor satu di Inhil itu kini menjadi calon tunggal dalam proses pencalonan Ketua DPD Golkar Inhil pada Musda XI. 

Kondisi tersebut membuka kemungkinan proses pemilihan berlangsung tanpa persaingan antarcalon. Namun, keputusan mengenai penetapan Ketua DPD Golkar Inhil tetap menjadi kewenangan forum Musda sesuai mekanisme dan ketentuan organisasi.

Musda XI nantinya menjadi forum resmi untuk menentukan kepemimpinan DPD Golkar Inhil untuk periode berikutnya.(*2)

Editor : Arif Oktafian
Musda Golkar Inhi herman golkar inhil