TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Bangkai seekor paus berukuran jumbo ditemukan terdampar di kawasan perairan hutan bakau Sungai Bahale, Desa Bente, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Mamalia laut tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 8 meter dengan berat mencapai sekitar 4 ton. Bangkai paus pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat pada Rabu, 23 September 2026.
Penemuan bangkai paus berukuran besar ini sontak membuat warga sekitar heboh. Pasalnya, masyarakat setempat mengaku baru pertama kali melihat langsung bangkai paus dengan ukuran sebesar itu di wilayah mereka.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Gesa Pembangunan Drainase di Enam Ruas Jalan
Meski lokasi penemuan berada cukup jauh dari permukiman, informasi tersebut dengan cepat menyebar. Sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi bangkai mamalia laut tersebut.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto SIK melalui Kapolsek Mandah Iptu Indra Jaya mengatakan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP Riau terkait penanganan bangkai paus tersebut.
Petugas dari KKP Riau juga bakal turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi bangkai paus dan menentukan langkah penanganan yang akan dilakukan.
Baca Juga: RS Awal Bros A Yani Edukasi Penanganan Varises dengan Teknologi Evla
Kapolsek Mandah menyebut, terdapat empat opsi yang disiapkan untuk menangani bangkai paus tersebut. Opsi pertama, bangkai paus akan dikuburkan di sekitar lokasi apabila kondisi dan medan memungkinkan.
Opsi kedua, bangkai dapat dibakar apabila tidak memungkinkan untuk dilakukan penguburan. Kemudian opsi ketiga, bangkai paus dapat ditenggelamkan ke perairan dengan terlebih dahulu diberikan pemberat agar tidak kembali muncul ke permukaan.
Sedangkan opsi keempat, bangkai paus dibiarkan mengalami proses penguraian secara alami. Keempat opsi tersebut masih akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan hasil pertimbangan petugas yang menangani bangkai mamalia laut tersebut.
Baca Juga: PLN Gelar Konsultasi Publik Pengadaan Tanah Tapak Tower SUTT 150 kV Landing Point Selatpanjang
Bagi masyarakat Desa Bente, kemunculan bangkai paus ini menjadi pemandangan yang tidak biasa. Warga berharap penanganan dapat segera dilakukan agar bangkai tidak menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Hingga kini, petugas terkait masih melakukan penanganan dan menentukan metode yang paling sesuai terhadap bangkai paus yang ditemukan di perairan Sungai Bahale tersebut.(*2)
Editor : Rinaldi