ISPU di Inhil Capai 222, Siswa Sekolah di Tembilahan dan Tembilahan Hulu Dipulangkan

M Ali Nurman • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB
Kabut asap tipis tampak menyelimuti laingit sekitra Jalan Sei Beringin Kota Tembilahan, Selasa (29/9/2026).(Istimewa)
Kabut asap tipis tampak menyelimuti laingit sekitra Jalan Sei Beringin Kota Tembilahan, Selasa (29/9/2026).(Istimewa)

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kendati titik panas bahkan titik api sudah tidak ada lagi di wilayah administrasi Indragiri Hilir (Inhil) namun Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai angka 222, Selasa (29/9/2026).

Hal tersebut membuat aktivitas belajar mengajar terhanbat. Sehingga Dinas Pendidikan Inhil, mengambil langkah kongrit dengan memulangkan siswa/siswi SD hingga SMP yang ada di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil H Fauzan Amrullah, mengatakan bahwa pemulangan siswa dan siswi merupakan respons cepat pihaknya dalam mengantisipasi ancaman kesehatan akibat cuaca ekstrem yang berasal dari kabut asap.

Baca Juga: Kejari Kuansing Gaungkan Gerakan Antikorupsi, Aparatur Diminta Berani Tolak Penyimpangan

"Hari ini para siswa memang diizinkan untuk pulang lebih awal. Namun, kebijakan ini untuk sementara berlaku hari ini saja," jelasnya.

Sedangkan untuk hari-hari kemudian, lanjut Fauzan, pihaknya aka melihat perkembangan dan situasi dilapangan.

Terpisah Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil R Iriliansyah ketika menjawab Riau Pos. Dia menduga kabut asap yang menyelimuti langit Kota Tembilahan, kiriman dari luar daerah.

"Berdasarkan data yang ada pada hari ini Selasa (29 September 2026, red) nihil titik api dan juga titik panas. Kalau kabut asap yang ada ini kemungkinan kiriman dari Kabupaten tetangga," jawab R Irliansyah.

 Baca Juga: DPRD Sahkan APBD Perubahan Rohul 2026 sebesar Rp1,87 Triliun, Ini Rincian Belanjanya

Demikian pula yang disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Inhil, Hadinata. Menurut data yang mereka himpun ISPU di wilayah Inhil mencapai 222. Angkat tersebut diatas tentu terbilang sangat tidak sehat.

"Tingkat kualitas udara yang demikian berpotensi meningkatkan resiko kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar," jelasnya.(ind)

Editor : Edwar Yaman
ispu inhil tembilahan hulu tembilahan