TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kondisi geografis Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang dikelilingi wilayah perairan menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan anak. Kondisi tersebut juga menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menyukseskan gerakan Wajib Belajar 13 Tahun.
Bupati Inhil H Herman mengatakan, tantangan geografis tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini (PAUD).
Hal itu disampaikan Bupati melalui Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Inhil Abdul Rasyid saat menyaksikan pengukuhan Forum PAUD Inhil oleh Bunda PAUD Inhil Katerina Susanti, Senin (5/10).
Baca Juga: Delapan Rumah Warga Pulau Kijang Dilalap Api
Menurutnya, selama ini sejumlah organisasi mitra PAUD telah memberikan kontribusi dalam mendukung kemajuan pendidikan di Inhil. Masing-masing memiliki peran yang dapat diperkuat melalui kolaborasi.
”PP PAUD kuat dalam tata kelola dan manajemen satuan PAUD, HIMPAUDI andal dalam mengembangkan mutu tenaga pendidik, IGKTI-PGRI teruji dalam mengasah keterampilan guru TK, IGRA konsisten dalam penanaman nilai keagamaan anak usia dini, dan Pokja PAUD sebagai jembatan utama menghubung kolaborasi lintas sektor,” jelas Kadisdik Inhil Abdul Rasyid.
Ia mengatakan, kekuatan masing-masing mitra tersebut perlu dihimpun agar upaya pemerataan dan peningkatan kualitas PAUD dapat berjalan lebih terarah. Terlebih, kondisi wilayah Inhil yang memiliki banyak kawasan perairan membutuhkan pendekatan dan kerja sama yang kuat untuk menjangkau seluruh anak.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Pulau Kijang, 8 Rumah Warga Terbakar
Forum PAUD kemudian diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan. Bunda PAUD Inhil Katerina Susanti mengatakan, forum tersebut menjadi wadah komunikasi, sinkronisasi program kerja dan berbagi praktik baik antarorganisasi.
”Termasuk dalam menyukseskan program Wajib Belajar 13 tahun, karena ini adalah gerakan bersama antara Bunda PAUD, Organisasi Mitra PAUD, pemerintah dari kabupaten hingga desa, orang tua dan masyarakat. Mari kita pastikan tiap anak Inhil memperoleh kesempatan mengenyam PAUD sebelum masuk Sekolah Dasar,” ungkapnya.
Dengan kolaborasi pemerintah, organisasi mitra PAUD, orang tua dan masyarakat, upaya pemerataan akses pendidikan diharapkan semakin kuat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan anak-anak Inhil yang cerdas, sehat, terampil, berkarakter dan berakhlak mulia.(*2)
Editor : Arif Oktafian