TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Siswa di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), masih mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Kebijakan ini tetap diberlakukan karena kualitas udara di dua wilayah tersebut belum memungkinkan untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil, Fauzan Amrullah, mengatakan pihaknya masih memantau perkembangan kualitas udara sebelum memutuskan perubahan pola pembelajaran.
"Selagi ISPU di atas 200, sesuai dengan instruksi kementerian maka akan diterapkan PJJ," kata Fauzan, Rabu (7/10/2026).
Baca Juga: UIR Resmi Kantongi Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi
Berdasarkan kondisi terbaru, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat berada di angka 220. Angka tersebut masih berada di atas batas 200 yang menjadi acuan penerapan PJJ sesuai instruksi kementerian.
Karena itu, kegiatan belajar siswa di dua kecamatan tersebut masih dilakukan dari rumah. Kebijakan ini akan terus dievaluasi seiring perubahan kondisi kualitas udara.
Fauzan mengatakan apabila ISPU sudah turun dan kondisi udara dinilai memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka, Disdik akan menyesuaikan kembali kebijakan yang berlaku.
Baca Juga: PT Inecda Gelar Pelatihan Membatik dan Cek Kesehatan bagi Masyarakat Adat Desa Talang Sungai Parit
"Untuk sementara kita tetap melihat perkembangan ISPU. Kalau sudah turun dan kondisinya memungkinkan, pembelajaran tatap muka akan kita sesuaikan kembali," ujarnya.
Sementara itu, kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Inhil. Kondisi tersebut juga berdampak pada jarak pandang dan aktivitas masyarakat di luar ruangan.
Untuk wilayah kecamatan lainnya, apabila kondisi udara memburuk, kebijakan pembelajaran dapat disesuaikan oleh koordinator wilayah atau kepala sekolah berdasarkan kondisi di masing-masing wilayah.(*2)
Editor : M. Erizal