TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Kualitas udara di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berada pada kategori sangat tidak sehat. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat mencapai 280, disertai asap yang cukup tebal. Masyarakat pun diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk menghindari dampak buruk terhadap kesehatan.
Demikian disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil Raja Arliansyah, Kamis (8/10/2026). Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara belum menunjukkan perbaikan. "Menggunakan masker saat beraktivitas, khususnya di luar ruangan," ucapnya terkait kondisi kualitas udara saat ini.
Selain menggunakan masker, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap berada di dalam rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Langkah tersebut penting untuk mengurangi paparan asap dan pencemar udara.
Baca Juga: Wabup Muzamil Turun Tangan Bersihkan Halaman Perpustakaan Meranti
BPBD juga mengingatkan masyarakat memperbanyak konsumsi air putih dan menjaga kondisi tubuh. Warga diharapkan tidak mengabaikan kondisi kesehatan selama kualitas udara masih berada pada kategori sangat tidak sehat.
Perhatian khusus diminta diberikan kepada anak-anak, lanjut usia, serta kelompok masyarakat yang rentan terhadap paparan asap. Kelompok tersebut diimbau lebih membatasi aktivitas di luar ruangan.
"Kami mengimbau masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kualitas udara," pesannya.
Baca Juga: 27.250 Masyarakat Riau Terpapar ISPA
BPBD mengajak masyarakat terus mengikuti perkembangan kualitas udara dan menerapkan langkah pencegahan, terutama ketika aktivitas di luar ruangan tidak dapat dihindari.(*2)
Editor : Rinaldi