TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - REALISASI keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga September 2026 baru mencapai 58,07 persen. Dari total pagu anggaran Rp2,239 triliun, dana yang terealisasi tercatat sebesar Rp1,300 triliun.
Capaian tersebut menjadi perhatian Bupati Inhil Herman. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan memaksimalkan waktu yang tersisa untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang telah dianggarkan.
Hal itu disampaikan Herman saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan September Tahun Anggaran 2026 di Aula Kantor Bapperida Inhil, Senin (19/10). Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Tantawi Jauhari, asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, serta pihak terkait.
Baca Juga: Kabut Asap Mulai Menipis, Murid di Inhil Kembali Masuk Sekolah
Selain realisasi keuangan, capaian fisik kegiatan pembangunan hingga September tercatat sebesar 65,34 persen. Herman meminta perangkat daerah mengevaluasi pelaksanaan kegiatan agar program yang telah direncanakan dapat diselesaikan sesuai target.
Ia juga mengingatkan agar proses lelang pekerjaan dilakukan secara cermat. Menurutnya, pemilihan pihak pelaksana harus mempertimbangkan kredibilitas sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar kualitas.
‘’Lelang itu tidak bisa coba-coba, ada masyarakat yang menunggu dan berharap merasakan kebermanfaatan kegiatan kita. Maka, pilih pihak yang kredibel untuk menjamin ketepatan waktu dan kualitas pekerjaan,’’ tegas Herman.
Baca Juga: Wakil Ketua III DPRD Inhil Andi Rusli Dimakamkan di Keritang
Di sisi lain, Herman menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) untuk mendukung pembiayaan pembangunan. Petugas diminta lebih aktif turun ke lapangan guna memantau kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pajak.
‘’Pajak sebagai penunjang PAD, kami harapkan petugas mesti lebih aktif survei ke lapangan, memantau kepatuhan masyarakat dan pengusaha dalam membayar pajak. Serta lakukan penagihan aktif untuk menghindari kelalaian,’’ ujarnya.
Herman berharap seluruh OPD dan kecamatan memperkuat koordinasi serta komitmen dalam menuntaskan program yang telah direncanakan. Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa, percepatan realisasi anggaran perlu diiringi dengan kualitas pekerjaan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat.(*2/hen)
Laporan M ALI NURMAN, Tembilahan
Editor : Arif Oktafian