Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wujudkan Zero Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba, Ini yang Dilakukan Rutan Rengat

Raja Kasmedi • Rabu, 26 Maret 2025 | 20:20 WIB
WBP Rutan kelas IIB Rengat memanfaatkan Wartelsuspas untuk menjaga hubungan sosialnya, Rabu (26/3/2025).
WBP Rutan kelas IIB Rengat memanfaatkan Wartelsuspas untuk menjaga hubungan sosialnya, Rabu (26/3/2025).


RENGAT (RIAUPOS.CO) - Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Rengat telah menunjukkan komitmennya dengan melakukan sejumlah aksi nyata. Hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan Zero Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba (Halinar).

Kepala Rutan kelas IIB Rengat, Ridar Firdaus Ginting Amd IP SH menjelaskan bahwa, berbagai aksi nyata itu diantaranya, memberikan pelayanan komunikasi yang aman dan terkendali bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas).

Hal itu dilakukan dengan menggandeng PT Mitra Kita Jaya sebagai penyedia layanan.

"Melalui Wartelsuspas WBP bisa menjaga hubungan sosialnya dengan keluarga secara legal, terawasi dan terkendali. Karena Wartelsuspas didesain dengan sistem keamanan khusus dan mampu mencegah WBP melakukan komunikasi yang dapat menggangu kemanan dan ketertiban,," ujar Ridar Firdaus Ginting, Rabu (26/3/2025).

Selanjutnya, aksi nyata yang kedua adalah rutin melaksanakan kegiatan keamanan dan ketertiban, seperti razia kamar hunian, cek urin secara berkala dan penerapan SOP kunjungan secara optimal.

Razia kamar hunian rutin dilakukan setiap satu kali sepekan guna meminimalisir masuknya barang-barang terlarang.

Pelaksanaan razia kamar hunian, Rutan Rengat melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) baik dari pihak kepolisian maupun TNI. Hal ini bertujuan menjaga transparansi dalam pelaksanaan razia.

Selain itu Rutan Rengat juga melakukan tes urin secara acak, baik bagi WBP maupun pegawai. Kegiatan cek urin juga didampingi langsung oleh APH dan pemilihan sampel pun diserahkan kepada APH.

Demikian juga pada alur kunjungan, Rutan Rengat telah menerapkan SOP secara ketat mulai dari pendaftaran sampai kunjungan selesai.

Pada saat pendaftaran pengunjung memberikan data yang benar untuk memastikan yang bersangkutan memang keluarga WBP bukan orang asing.

Kemudian saat penggeledahan badan dan barang dilakukan pengecekan secara detail. "Saat kunjungan berlangsung petugas juga tetap mengawasi area kunjungan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang melanggar aturan," ungkapnya.

Baca Juga: Pameran Honda Premium Matic Day di Mal SKA Pekanbaru Sukses Menarik Perhatian Pengunjung

Aksi nyata yang terakhir yakni, penyampaian imbauan oleh pimpinan setiap pelaksanaan apel. "Pimpinan apel, baik saya maupun pejabat lainnya terus mengimbau agar tidak terlihat kegiatan-kegiatan terlarang," tegasnya.

Untuk itu harapnya, dari sejumlah upaya-upaya yang dilakukan itu hendaknya bisa dipastikan Rutan kelas IIB Rengat telah berhasil mewujudkan Zero Halinar dan meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

"Semoga tetap konsisten mempertahankan aksi nyata tersebut dan sekaligus mendukung 13 program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan," bebernya. (kas)

Editor : M. Erizal
#zero halinar #rutan rengat #inhu