RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh Jemaah Calon Haji (JCH) daerah itu.
Kali ini, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhu melakukan monitoring dan evaluasi petugas kesehatan yang mendampingi JCH.
Kepala Dinkes Kabupaten Inhu, Elis Juliarti DCN Mkes menegaskan bahwa, petugas kesehatan merupakan salah satu ujung tombak kesuksesan pelaksanaan ibadah pada bidang kesehatan.
"Makanya saya lakukan monitoring dan evaluasi petugas kesehatan yang mendampingi JCH," ujar Kepala Dinkes Inhu, Elis Juliarti DCN Mles, Ahad (11/5/2025).
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi petugas kesehatan, dilakukan saat mendampingi JCH mulai dari Inhu hingga ke Embarkasi haji Batam. Kepada petugas kesehatan, Kepala Dinkes menekankan tentang tugas dan fungsi selama mendampingi CJH hingga pulang ke tanah air.
Dari dua keberangkatan sambung Elis Juliarti, yakni JCH yang tergabung di kelompok terbang (Kloter) 8 dan 10 terdapat sebanyak 338 orang JCH. Dari 338 orang terdiri dari, laki-laki 150 orang, perempuan berjumlah 188 orang.
Kemudian kelompok usai dari 338 orang JCH terdiri dari, dibawah 60 tahun sebanyak 194 orang, usia di atas 60 tahun sebanyak 144 orang.
Pihaknya juga mencatat sebanyak 63 orang dengan risiko tinggi berat berjumlah 63 orang, risiko tinggi ringan berjumlah 90 orang, risiko tinggi sedang sebanyak 92 orang dan tidak memiliki risiko tinggi sebanyak 93 orang.
Selain itu, JCH dengan bantuan kursi roda sebanyak 7 orang, bantuan tongkat 6 orang. "Setiap kloter didampingi oleh dua orang tenaga kesehatan yang terdiri dari satu orang dokter dan satu orang perawat," terangnya. (kas)
Editor : M. Erizal