RENGAT (RIAUPOS.CO) - Meninggalnya murid kelas II SDN 012 Buluh Rampai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berinisial KB (8), sempat menyita perhatian sejumlah pihak. Karena, dilaporkan meninggal dunia, akibat diduga mengalami penganiayaan. Kemudian dalam laporan itu, korban mengalami penganiayaan diduga terjadi di lingkungan sekolah.
"Korban meninggal dunia pada Senin (26/5/2025) sekitara pukul 02.00 WIB dan dilaporkan pada hari yang sama," ujar Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI melalui Kasi Humas, Aiptu Misran SH, Sabtu (31/5/2025).
Berdasarkan laporan polisi yang diterima pada Senin (26/5/2025) dari pihak keluarga berinisial JB (45) menyebutkan bahwa, korban mengalami kekerasan fisik hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RSUD Indrasari Rengat.
Baca Juga: Dibantu Warga, Polsek Kemuning Tangkap Pelaku Curanmor di Jambi
Bahkan, sebelumnya, korban sempat dirawat di beberapa fasilitas kesehatan swasta hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Indra Sari Rengat. Atas laporan itu, pihak kepolisian telah melakukan autopsi terhadap korban pada hari yang sama dari pukul 17.30 WIB hingga 20.00 WIB. Autopsi dilakukan oleh tim forensik dari Biddokes Polda Riau yang dipimpin oleh, AKBP Suprianto bersama dr M Tegar Indrayana SpFM.
"Hasil lengkap dari proses otopsi ini masih dalam tahap analisis oleh tim forensik," ungkapnya.
Menanggapi ramainya spekulasi dan reaksi publik atas kejadian itu, Kapolres Inhu menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terbawa emosi. Karena laporan atas dugaan meninggalnya korban masih berproses.
Editor : Edwar Yaman