Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kejadian Medik Pascaimunisasi dan Menampik Isu Hoax, Kadinkes Inhu Kunjungi serta Berikan Dukungan Moril kepada Orangtua Pasien

Raja Kasmedi • Rabu, 4 Juni 2025 | 20:20 WIB
Kepala Dinkes Inhu, Elis Juliarti DCN Mles saat mengunjungi salah seorang pasien KIPI di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Rabu (4/6/2025).
Kepala Dinkes Inhu, Elis Juliarti DCN Mles saat mengunjungi salah seorang pasien KIPI di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Rabu (4/6/2025).


RENGAT (RIAUPOS.CO) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Elis Julinarti DCN MKes turun mengunjungi pasien Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI) di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Rabu (4/62025).

Kegiatan itu lakukan salah satunya untuk menampik isu hoax atas gangguan pascaimunisasi.

"Karena pascaimunisasi bisa berupa efek samping ringan seperti nyeri, bengkak, atau kemerahan di lokasi suntikan, demam ringan, lelah, dan sakit kepala," ujar Kepala Dinkes Inhu, Elis Juliarti usai kegiatan.

Kondisi itu sebutnya, masih ada yang salah dalam pemahaman dan menganggap serta menilai imunisasi tidak diperlukan. Sehingga perlu pemantauan dan mengunjungi pasien yang telah mengikuti imunisasi.

Kemudian dalam kunjungan itu, untuk memberikan dukungan moril dan motivasi kepada orangtua dan keluarga pasien.

"KIPI kejadian medik yang terjadi setelah imunisasi, menjadi perhatian, dan diduga berhubungan dengan imunisasi," ungkapnya.

Selain itu sebutnya, ada kasus tertentu KIPI merupakan hal yang wajar seperti yang saat ini dilaporkan oleh Bidan Desa di wilayah kerja (wilker) UPTD Puskesmas Kulim Jaya. Kejadian itu dapat terjadi beberapa pekan, 6 hingga 12 bulan setelah pemberian vaksin.

Untuk itu, Elis menyampaikan kepada tenaga kesehatan pelaksana imunisasi atau juru imunisasi, hal yang perlu menjadi perhatian dalam penangan kasus KIPI adalah lakukan pengobatan dan perawatan sesuai dengan gejala dengan tepat dan cepat, catat.

Kemudian tenaga kesehatan agar melaporkan segera semua kasus KIPI ke Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu. Selain itu, bangun komunisasi yang efektif kepada orangtua dan masyarakat mengenai KIPI agar tidak tersebar hoax yang akan menjadi hambatan dalam pencapaian program imunisasi.

"Jika target tidak tercapai, di kemudian hari dalam membentuk Herd Immunity/Kekebalan kelompok dimasyarakat terhadap suatu penyakit," bebernya. (kas)

Editor : M. Erizal
#Kadinkes #dinkes inhu #pascaimunisasi #dinas kesehatan inhu #imunisasi #inhu