Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Meduyan Mancing, Bupati Inhu Imbau Warga Tidak Lagi Meracun dan Setrum Ikan

Raja Kasmedi • Minggu, 13 Juli 2025 | 19:35 WIB
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama Wabup Hendrizal saat ikut meramaikan acara Meduyan Mancing di Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Ahad (13/7/2025).
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama Wabup Hendrizal saat ikut meramaikan acara Meduyan Mancing di Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Ahad (13/7/2025).

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto S.Sos MSI menegaskan bahwa, tidak ada lagi menangkap ikan dengan cara meracun hingga setrum.

Karena menangkap ikan dengan cara meracun hingga setrum akan menggangu ekosistem yang ada di sungai atau danau. Bahkan, kegiatan tersebut akan membunuh ikan, mulai telur hingga ikan ada di sungai atau danau.

"Penangkapan ikan dengan menggunakan bahan berbahaya dan beracun merupakan tindak pidana atau illegal fishing," ujar Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto pada acara Meduyan Mancing di kawasan Danau Meduyan, Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Ahad (13/7/2025).

 Baca Juga: Tinjau Persiapan Koperasi Desa Pulau Gadang sebagai Percontohan, Bupati dan Wabup Kampar Sampaikan Pesan Ini

Menurut Ade Agus Hartanto, menjaga ikan dari kepunahan dan menjaga lingkungan di sekitarnya sangat penting. Karena, ikan dan lingkungan sekitarnya merupakan bagian dari kehidupan manusia.

Tidak itu saja, sambungnya, Kapolda Riau sudah menegaskan bahwa, perbuatan meracun ikan dan merusak lingkungan akan ditindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku.

"Makanya, melalui loba memancing ikan ini, mari sama-sama kita budayakan menjaga lingkungan dan ikan," ajak Bupati Inhu.

Bupati Inhu juga menyampaikan dukungan penuh Pemkab Inhu terhadap pengembangan potensi wisata Danau Meduyan. Ia berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran yang lebih maksimal di tahun mendatang.

“Banyak potensi wisata di sini, termasuk makam para raja yang bersebelahan dengan danau Menduyan," sambungnya.

Dalam pada itu, antusias warga sangat tinggi, terlihat dari ramainya peserta yang memenuhi area danau. Peserta tidak saja dari Inhu tetapi juga berasal dari kabupaten lain di Provinsi Riau.

Ada tiga kategori diperlombakan dalam kegiatan itu, yakni, casting, dasaran dan tegek. Pada lomba memancing tersebut juga tampak hadir, Wakil Bupati Inhu, Pj Sekda, Wakil Ketua DPRD Inhu, sejumlah anggota DPRD Inhu, serta Ketua TP PKK Kabupaten Inhu.(kas)

 

 

Editor : Edwar Yaman
#Meracun dan Setrum Ikan #Ade agus hartanto #meduyan mancing #bupati inhu