RENGAT (RIAUPOS.CO) - Bupati Ade Agus Hartanto S.Sos MSI menerima kunjungan silaturahmi ketua dan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) daerah itu. Kunjungan itu dipimpin langsung oleh Ketua LPTQ Inhu, Dr H Syahrial S.Ag MH itu, untuk menyampaikan evaluasi kafilah pada ajang MTQ Riau di Bengkalis, beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan itu, Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto menekankan tentang pentingnya langkah evaluatif, khususnya dalam hal pembinaan. Bahkan, Bupati Inhu berharap bahwa, hasil MTQ ke-43 dapat menjadi batu loncatan untuk perbaikan dan peningkatan prestasi di masa mendatang.
“Saya tidak kecewa. Apalagi kita tahu waktu persiapan saat itu cukup singkat. Ke depan, dengan waktu yang lebih panjang, saya harap pemetaan yang lebih matang dapat dilakukan untuk mendukung proses pembinaan,” ujar Bupati Inhu Ade Ahus Hartanto, Selasa (15/7/2025).
Baca Juga: Anak Terdakwa Korupsi di Pekanbaru Kuliah Naik BMW, Rajin Tawarkan Beli Tas Mewah ke Ibu
Lebih lanjut, Ade Agus Hartanto menyampaikan bahwa, pola pembinaan dapat dimulai sejak pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan hingga kabupaten. Sehingga penyusunan jadwal (time schedule) yang jelas dan terstruktur.
Kemudian Ade Agus Hartanto juga menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembinaan terhadap putra-putri asli Kabupaten Inhu, bukan peserta dari luar daerah.
“Siapa pun yang berprestasi di tingkat kecamatan dan kabupaten akan kami fokuskan untuk pelatihan lebih lanjut. Bahkan kami siapkan beasiswa untuk mereka,” jelasnya.
Baca Juga: Catut Nama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Tersangka Penipuan Investasi Kosmetik Ditahan Polda Riau
Bupati Inhu juga menyiapkan anggaran untuk peserta yang berhasil meraih juara pada MTQ Riau di Bengkalis. Bahkan, untuk ke depannya bagi peserta yang berhasil juara akan disiapkan beasiswa dan umrah. Dalam pada itu, Ketua LPTQ Inhu, Dr H Syahrial S.Ag MH mengatakan bahwa, peserta yang ikut lomba pada MTQ ke-43 tingkat Provinsi Riau merupakan hasil seleksi pengurus LPTQ sebelumnya.
"Kami baru di SK-kan pada bulan Februari 2025 dan hanya memiliki waktu singkat untuk melatih dan pembinaan," sebut H Syahrial.
Ke depan, sebutnya, LPTQ memiliki tugas dan tanggung jawab besar untuk bangkit dan tampil lebih maksimal di MTQ tahun depan. Sesuai rencana, pada bulan Agustus 2025 ini, LPTQ sudah memulai menyusun schedule persiapan menghadapi MTQ tahun depan di Kabupaten Kuansing.
Karena, katanya, setiap bulan Februari peserta lomba sudah harus terdaftar.
"Hasil MTQ kita dari segi kualitas juara meningkat dibandingkan tahun lalu. Namun pada perangkingan masih belum memuaskan," bebernya.(kas)
Editor : Edwar Yaman