RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu) menggelar rapat pembahasan rencana lokasi pembangunan Islamic Centre dan Kantor DPRD Inhu. Rapat tersebut dipimpin Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto S.Sos MSI dan didampingi Wabup, Ir H Hendrizal MSI.
Rapat tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Inhu, Sabtu Pradansyah Sinurat bersama ketua komisi yang ada di DPRD Inhu. Selain itu, juga hadir Pj Sekdakab Inhu, H Syahruddin S Sos MSI serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Inhu.
Dalam rapat itu, Bupati Ade Agus Hartanto menyampaikan bahwa Pemkab Inhu berencana memanfaatkan sejumlah aset daerah untuk lokasi pembangunan Islamic Centre dan kantor DPRD Inhu.
Baca Juga: Aktivitas Pengisian BBM di Anak Usaha BUMD PT SPRH Berjalan Normal di Tengah Lonjakan Kebutuhan BBM
"Pembangunan Islamic Centre sebagai pusat pembinaan dan kajian keislaman merupakan visi dan misi pasangan Ade-Hendrizal. Makanya, perlu perencanaan lokasinya," ujar Ade Agus Hartanto, Selasa (22/7/2025).
Selain pembahasan tentang lokasi pembangunan Islamic Centre, juga dilangsungkan rencana lokasi pembangunan Kantor DPRD Inhu. Karena Kantor DPRD Inhu mengalami musibah kebakaran pada tanggal 17 Januari 2023 lalu.
Makanya, sebut Bupati Ade Agus Hartanto, penentuan lokasi pembangunan Kantor DPRD dan lokasi strategis untuk pembangunan Islamic Centre. Sehingga ke depannya, lokasi pembangunan Kantor DPRD dan Islamic Centre sudah sesuai harapan bersama.
Dalam rapat itu, sambungnya, untuk kantor DPRD Inhu pascaterbakar, selanjutnya direncanakan memanfaatkan Plaza Rengat. Ketika rencana itu disepakati sebagai lokasi Kantor DPRD Inhu, akan mulai tahun 2026 mendatang.
Sementara untuk pembangunan Islamic Centre direncanakan di tiga lokasi alternatif. Tiga lokas itu yakni, bekas terminal Gerbang Sari di Kelurahan Pematang Reba, Plaza Rengat, atau di samping kantor DPRD Inhu.
Bupati Inhu menyampaikan alasan terhadap usulannya. Di mana salah satunya ingin menjadikan Rengat sebagai kota event dan dapat menghidupkan kembali Kota Rengat.
"Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Inhu membuka ruang diskusi bersama DPRD," ungkapnya.
Dalam pada itu, Kepala Bappeda Inhu, Bobby Mauliantino ST MT menjelaskan bahwa, jika Plaza Rengat dimanfaatkan untuk Kantor DPRD akan dirancang sesuai kebutuhan.
"Konsep pemanfaatan Plaza Rengat itu yakni, lantai satu sebagai pusat perdagangan, lantai dua untuk kantor DPRD dan lantai tiga sebagai ruang aula serbaguna," ucapnya.(kas)
Editor : Edwar Yaman