RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih sebatas penetapan lokasi. Sesuai rencana, lokasi sekolah rakyat itu berada di Jalan Lintas Timur Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat atau bersebelahan dengan bangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).
Sedikitnya, lahan tersebut tersedia seluas 6,3 hektare yang disiapkan untuk lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. "Pemerintah Kabupaten Inhu pada prinsipnya menunggu arahan Pemerintah Pusat," ujar Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial (Resos) pada Dinas Sosial Kabupaten Inhu, Faizal Ilahi SSos, Kamis (24/7/2025).
Dijelaskannya, sesuai arahan dan instruksi Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Inhu sudah menyampaikan usulan melalui proposal. Rencana dan kebutuhan sekolah rakyat di Kabupaten Inhu tertuang di dalam proposal tersebut dan disampaikan kepada Kementerian Sosial (Kemensos).
Tentang ketersediaan lahan itu sambungnya, sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh Pemerintah Pusat. Karena dalam ketentuannya, lahan untuk pembangunan sekolah rakyat itu minimal seluas lima hektare.
"Lahan tersebut ada selaus 6,3 hektare. Artinya sudah masuk dalam kategori yang ditetapkan Pemerintah Pusat," ungkap Faizal Ilahi.
Kemudian sambungnya, murid yang bisa belajar di sekolah rakyat itu, untuk tingkat SD, SMP dan SMA. Dimana, calon murid di sekolah rakyat itu merupakan warga penerima bantuan pemerintah atau yang terdaftar Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).
Calon murid baru di setiap tingkatan sambungnya, untuk tingkat SD setiap kelasnya sebanyak dua ruangan belajar (Rumbel). Begitu juga ditingkat SMP dan SMA juga masing-masing dua Rumbel.
Lebih jauh disampaikannya, dalam proses belajar mengajar, murid akan tinggal atau menginap di sekolah. Sehingga selain biaya sekolah, pemerintah juga membiayai untuk konsumsi murid.
Editor : Rinaldi