RENGAT (RIAUPOS.CO) - PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rengat fokus melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik jaringan. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan listrik pada musim penghujan.
Manager PLN UP3 Rengat, Tatok Winarko mengatakan bahwa, pemangkasan pohon pada titik jaringan listrik termasuk program rutin. Namun pada musim hujan ini, pemangkasan pohon pada jaringan listrik ditingkatkan.
"Memasuki musim penghujan disertai cuaca ekstrem belakangan ini, kami berupaya melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi terjadinya gangguan salah satu dengan melakukan pemangkasan," ujar Tatok Winarko, Jumat (24/10/2025).
Karena gangguan yang terjadi pada musim hujan yang disertai badai, lebih banyak disebabkan oleh pohon menyentuh jaringan. Selain itu, akibat hujan badai, juga ada pohon yang tumbang mengenai jaringan.
Kegiatan pemangkasan itu dilakukan di sepanjang jalur jaringan listrik tegangan menengah dan rendah, khususnya di wilayah yang rawan tertimpa dahan pohon saat angin kencang.
Untuk itu sebutnya, pemangkasan pohon merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin. Kemudian, upaya sekaligus tanggap bencana menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Selain untuk menjaga keandalan pasokan listrik, langkah itu juga bertujuan mengantisipasi potensi kebakaran, korsleting dan pemadaman akibat pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik.
Lebih jauh disampaikannya, melalui langkah preventif itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar turut mendukung kegiatan tersebut. "Kami mengimbau agar tidak menanam pohon terlalu dekat dengan jalur kabel listrik serta segera melapor ke PLN jika melihat potensi gangguan di sekitar jaringan," imbau Tatok Winarko.(kas)