Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ratusan Warga Dusun Datai Idap Penyakit ISPA, Lima Meninggal Dunia, Dinkes Inhu Tetapkan KLB

Raja Kasmedi • Jumat, 7 November 2025 | 15:13 WIB
Tim Dinkes Kabupaten Inhu melakukan pengobatan massal terhadap warga Dusun Datai Desa Rantau Langsat, baru-baru ini.
Tim Dinkes Kabupaten Inhu melakukan pengobatan massal terhadap warga Dusun Datai Desa Rantau Langsat, baru-baru ini.

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) tetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit infeksi saluran pernapasan (ISPA). KLB penyakit ISPA itu untuk Dusun Datai, Desa Rantau Langsat Kecamatan Batang Gansal.

Demikian disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Inhu, Sandra SKM MKM, Jumat (7/11/2025). "Berdasarkan jumlah pasien dan korban akibat penyakit ISPA, makanya ditetapkan status KLB," ujar Sandra.

Dijelaskannya, kronologis kejadian berawal pada tanggal 29 Oktober 2025 lalu. Dimana, Puskesmas Batang Gansal mendapat laporan sedikitnya 20 keluarga di Dusun Datai mengalami sakit.

Bahkan sebelumnya, ada dua orang diantaranya meninggal dunia pada tanggal 28 Oktober 2025. Kedua korban sudah dikebumikan pada hari yang sama. "Keluhan utama pasien, demam, batuk dan pilek," ungkapnya.

Atas kejadian itu, Puskesmas Batang Gansal melaporkan hal itu kepada Dinkes Kabupaten Inhu. Bahkan atas laporan itu, Dinkes Inhu memberikan respon cepat dengan menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC).

TGC yang diturunkan ke lapangan, melakukan penyelidikan Epidemiologi, penanagan kasus hingga pengobatan massal. "Sejak itu pula kami melakukan pengumpulan data warga yang terserang penyakit ISPA," tambahnya.

Dari perkembangan kasus penyakit ISPA, tercatat sebanyak 199 orang ditambah dua orang pasien yang sudah meninggal. Bahkan, data pada tanggal 30 Oktober 2025 dengan total pasien mencapai sebanyak 203 kasus dan empat orang meninggal dunia.

Kemudian sambungnya, dari dua pasien mengidap penyakit ISPA, dilakukan evakuasi. Dimana, satu orang diantaranya dengan kondisi buruk dan ditangani di Puskesmas Batang Gansal hingga di rujuk ke RSUD Indrasari Rengat dan dirujuk ke salah satu RS di Pekanbaru.

Setelah menjalani perawatan di salah satu RS di Pekanbaru itu, akhirnya pasien tersebut meninggal dunia. "Hingga Rabu (5/11/2025) kemarin total kasus sudah mencapai 210 orang dan meninggal dunia sebanyak lima orang," kata Sandra.

Lebih jauh disampaikanmya, rencana tindak lanjut dengan melakukan pengambilan dan pemeriksaan sampel swab nasofaring jika gejala terus berlanjut. Bahkan, jika terjadi peningkatan surveilans aktif di wilayah kerja Puskesmas Batang Gansal.

"Penyebab utama penyakit infeksi saluran pernapasan itu salah satunya faktor lingkungan dan sanitasi permukiman," bebernya. (kas)

Editor : M. Erizal
#klb #kejadian luar biasa #ispa #dinas kesehatan inhu