RENGAT (RIAUPOS.CO) - Debit air Sungai Akar di Desa Sungai Akar Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) surut dari sebelumnya, Senin (15/12/2025). Di mana sebelumnya yakni Ahad (14/12/2025), Sungai Akar meluap dengan merendam 60 unit rumah warga daerah itu hingga Jalan Lintas Timur.
Bahkan, Pemerintah Kabupaten Inhu juga sudah menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir Sungai Akar.
"Air Sungai Akar sudah surut dan aktivitas warga sudah kembali normal. Bahkan, warga sudah menerima bantuan sembako dari Pemkab Inhu," ujar Kepala Desa (Kadese) Sungai Akar, Mustakim, Senin (15/12/2025).
Dijelaskannya, banjir atau luapan air yang menggenangi permukiman warga yang berlangsung sekitar delapan jam, semata-mata disebabkan oleh tingginya curah hujan bagian hulu. Di mana, hujan yang terjadi pada Sabtu (13/12/2025) terjadi sejak malam hingga Ahad (14/12/2025) pagi.
Luapan air yang merendam pemukiman warga rata-rata mencapai satu meter hingga Jalan Lintas Timur di daerah itu. Bahkan kajadian kali ini terparah sejak lima tahun lalu. "Kejadian yang sama juga sempat terjadi sekitar lima tahun yang lalu," ucapnya.
Dalam pada itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian AP MSI mengatakan bahwa, pihaknya sudah menyalurkan bantuan sembako untuk 60 kepala keluarga terdampak genangan air Sungai Akar.
"Tadi sudah disalurkan bantuan sembako yang bersumber dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhu kepada 60 kepala keluarga yang terdampak genangan air Sungai Akar," katanya usai menyalurkan bantuan.
Pemkab Inhu, sebutnya, sudah menentukan langkah-langkah antisipatif salah satunya dengan memberikan bantuan yang tersedia di Dinsos.
"Mudah-mudahan bantuan itu dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir sebagai antisipasi jika terjadi bencana yang sama," harapnya.
Lebih jauh disampaikannya, berdasarkan informasi dari BMKG, bahwa intensitas hujan di Kabupaten Inhu masuk kategori rendah dan menengah. Sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap terjadinya bencana.
"Ketika kategori hujan sedang dan menengah saja sudah terjadi banjir, bagimana jika kategori lebat atau sangat lebat. Makanya semua pihak agar terus waspada," imbau Zulfahmi Adrian.(kas)
Editor : Edwar Yaman