RENGAT (RIAUPOS.CO) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melakukan penggeledahan di kantor dan rumah dinas Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Kamis (18/12/2025). Namun pada Jumat (19/12/2025), aktivitas di Kantor Bupati Inhu di Jalan Lintas Timur Kecamatan Rengat Barat, berjalan normal.
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto S.Sos MSI pada Jumat pagi memulai aktivitasnya yakni mengambil rapor anaknya di SMAN 1 Rengat.
Gerakan ayah mengambil rapor anak ke sekolah berdasarkan surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional RI nomor 14 tahun 2025 tentang pelaksanaan program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian AP MSI ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, pascapenggeledahan oleh KPK, aktivitas di Kantor Bupati Inhu berjalan normal.
"Aktivitas dan pelayanan publik di Pemkab Inhu berjalan normal," ujar Zulfahmi Adrian AP MSI, Jumat (19/12/2025).
Dijelaskannya, pascapenggeledahan kantor bupati, tidak ada ruangan yang disegel KPK. Bahkan, tidak ada juga catatan atau larangan dari KPK atas ruangan yang dikunjunginya.
Begitu juga sebutnya, Bupati juga melakukan aktivitasnya pada Jumat pagi mulai dari ambil rapot, bertemu masyarakat. Bahkan sejumlah kegiatan lain yang diagendakan dihadiri Bupati yakni khitanan massal dan pemilihan bujang dara.
Selain itu, Bupati juga menyempatkan diri bersama masyarakat sambil ngopi di Air Molek Kecamatan Pasir Penyu. "Bupati bersama Wabup juga menyampaikan diri melayat ke rumah duka salah seorang warga Rengat," beber Sekda. (kas)
Editor : M. Erizal