Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pipa Gas Meledak Tengah Malam di Inhu, Lima Rumah Warga Rengat Barat Rusak, Korban: Saya Langsung Peluk Istri dan Anak

Raja Kasmedi • Jumat, 9 Januari 2026 | 18:40 WIB
Lokasi ledakan pipa gas milik PT TGI yang menyebabkan sejumlah rumah warga rusak ringan, Jumat (9/1/2026).
Lokasi ledakan pipa gas milik PT TGI yang menyebabkan sejumlah rumah warga rusak ringan, Jumat (9/1/2026).

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Sedikitnya lima unit rumah warga di line III Dusun Tani Makmur Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terdampak ledakan pipa gas. Bahkan, satu unit rumah yakni milik Ahmad Hojali (40) kondisinya cukup parah.

Karena rumah milik Ahmad Hojali paling terdepan dengan pipa gas yang meledak pada Jumat (9/1/2026) sekira pukul 00.20 WIB. Di antara rumah yang terdampak yakni, rumah milik Ahmad Hojali, Supriyanto, Aan, Adi, Edi Tamsil.

Ahmad Hojali kepada Riaupos.co mengatakan bahwa, pada malam kejadian, ia bersama bersama istri dan anaknya belum tidur.

"Sore hingga malam sempat turun hujan. Namun jelang kejadian (pipa meledak) masih ada gerimis," ucap Ahmad Hojali mengawali penjelasannya kepada Riaupos.co.

Sekira pukul 00.15 WIB sambungnya, tiba-tiba terdengar suara ledakan mirip suara petir diiringi dengan getaran. Anehnya, sebelum suara mirip petir itu tidak diawali atau tidak ada kilat. Kemudian, suara mirip petir itu berlangsung lama dan tidak berhenti begitu juga dengan getaran.

Tidak lama kemudian, tiba-tiba tanah bercampur pasir dan batu masuk ke dalam rumahnya dari bagian atas atau atap. "Saya langsung peluk istri dan anak. Kami ketakutan dan tidak mengetahui apa yang terjadi," sebutnya.

Karena tanah bercampur pasir batu semakin banyak masuk ke dalam rumah, Ahmad Hojali mengajak istri dan anaknya ke rumah tetangga dengan jarak sekitar lima meter. Di luar rumah menjelang ke rumah tetangganya juga ada semburan tanah bercampur pasir.

Ketika rumah tetangga yakni Supriyanto digedor, juga mengalami hal yang masa. Sehingga mereka sepakat di tengah malam itu mengungsi ke tempat yang lebih aman sekitar 700 meter.

Setelah mendapat informasi dari PT TGI, ia baru pulang ke rumah menjelang pagi setelah sempat mengungsi sekitar 15 kilometer. Namun warga tidak boleh mendekat ke lokasi pipa yang meledak.

"Kami mengetahui pipa meledak setelah bersama-sama dengan warga lainnya saat menuju tempat pengungsian," tambahnya.

Untuk itu harapnya, kepada pihak TGI hendaknya dapat mengkaji ulang atas pipa yang ada. Sehingga kejadian yang sama tidak terulang kembali.

Kemudian untuk rumahnya yang rusak hendaknya ada perhatian dari perusahaan. "Kami juga berharap, apa ada rencana relokasi ke tempat yang lebih aman tetapi itu tidak memaksa," harap Ahmad Hojali. (kas)

Editor : M. Erizal
#rumah rusak #5 unit rumah #pipa gas meledak #ledakan pipa gas #inhu