RENGAT (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 202 orang mubalig menggelar silaturahmi dan pembekalan. Kegiatan itu menjadi ruang penguatan wawasan, sekaligus penyelarasan materi dakwah agar pesan Ramadan tersampaikan secara sejuk dan menyejukkan.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam (LP2A) dari tiga kecamatan yakni Rengat, Kuala Cenaku dan Rengat Barat. Dimana, kegiatan tersebut dipisahkan di Masjid Mukhlisin, Kampung Dagang, Rengat, Ahad (8/2/2026).
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto S.Sos MSI pada kesempatan itu, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. "Terimakasih kepada LP2A, semoga apa yang menjadi harapan khususnya selama bulan Ramadan dapat tercapai," ucap Ade Agus Hartanto.
Ade Agus Hartanto juga menegaskan bahwa, peran ulama dan muballigh sangat penting sebagai penyeimbang serta pengingat dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan.
Untuk itu harapnya, saat menyampaikan tausiah hendaknya para muballig agar berhati-hati, terus memperkaya ilmu, serta menyampaikan informasi yang menenangkan dan mencerdaskan umat.
Pemerintah daerah, lanjut Bupati, berkomitmen mendukung peran mubalig melalui berbagai program, termasuk umrah gratis yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
"Semoga ulama dan umarah terus berjalan seiring dalam membina kemaslahatan umat, sekaligus menyosialisasikan semangat gerakan perubahan kepada masyarakat selama Safari Ramadan," harap Ade Agus Hartanto.
Ketua LP2A Rengat sekaligus Ketua panitia pelaksanaan, Said Ahlizar SPd MSI mengatakan bahwa, kegiatan itu diikuti sebanyak 202 peserta. Dimana, peserta itu terdiri dari 110 orang dari Kecamatan Rengat, 19 dari Kuala Cenaku dan 73 dari Rengat Barat.
Selain pembekalan dari Drs H Ahmad Arif Ramli M.Pd.I dan Ustaz H Irsyad Azizi Lc. MA, peserta juga menerima buku panduan Safari Ramadan bertajuk Intan Mutiara Ramadhan 1447 H sebagai bekal dakwah di tengah masyarakat.
"Kegiatan itu merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama LP2A," sebutnya. (kas)
Editor : M. Erizal