RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Keberadaan sampah yang sudah sempat menumpuk dalam Kota Rengat di Kecamatan Rengat dan Kelurahan Pematang Reba di Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mulai ditangani, Kamis (12/2/2026).
Sebanyak delapan unit truk angkutan sampah, sejak pagi mulai menyisir setiap tumpukan sampah yang ada dalam Kota Rengat. Namun hingga siang, tumpukan sampah di sejumlah titik dalam wilayah Kelurahan Pematang Reba, belum dapat ditangani.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Limbah dan Peningkatan Kapasitas pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Inhu, Andre Apriyantoni SE MH membenarkan bahwa, pihaknya sudah mengangkut sampah yang sebelumnya sempat terkendala.
"Hari ini (Kamis, 12/2/2026, red) kami sudah mulai menuntaskan sampah yang sebelumnya terkendala akibat alat berat yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mengalami rusak," ujar Andre Apriyantoni SE MH.
Penanganan sampah itu sebutnya, dimulai dari Kota Rengat dan diangkut menuju TPA di Batu Canai Kelurahan Pematang Reba. Setelah tuntas penanganan dalam Kota Rengat, dilanjutkan dengan penanganan sampah di Keluarahan Pematang Reba.
Selain sampah dari Kota Rengat dan Kelurahan Pematang Reba, di TPA Batu Canai juga menampung sampah dari beberapa kecamatan yakni Kecamatan Seberida, Kecamatan Pasir Penyu dan Kecamatan Lirik. "Rata-rata sampah yang masuk di TPA Batu Canai, mencapai 35 ton perhari," ungkapnya.
Makanya sebut Andre, dengan kondisi itu menyebabkan penumpukan sampah hingga overload dan tidak bisa di kelola. Bahkan, ketika ada kendala dan kerusakan alat berat, akan menyebabkan terhentinya pembuangan sampah ke TPA Batu Canai. "Secara keseluruhan ada 14 mobil yang mengangkut sampah ke TPA Batu Canai," bebernya.
Editor : Rinaldi