Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pascakebakaran Pasar Peranap, Pemkab Inhu Tidak Melakukan Relokasi dan Dirikan Tenda Pengungsi, Ini Alasannya

Raja Kasmedi • Rabu, 25 Februari 2026 | 20:15 WIB

Petugas bersama warga berupaya memadamkan api yang membakar 16 pintu Ruko dan kios di komplek pasar Peranap Kecamatan Peranap, Selasa (24/2/2026).
Petugas bersama warga berupaya memadamkan api yang membakar 16 pintu Ruko dan kios di komplek pasar Peranap Kecamatan Peranap, Selasa (24/2/2026).

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tidak akan melakukan relokasi terhadap korban kebakaran yang terjadi di komplek pasar Peranap Kelurahan Peranap Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Bahkan, Pemkab Inhu juga tidak akan mendirikan tenda pengungsian bagi para pedagang korban kebakaran.

Demikian disampaikan Camat Peranap, Benny Aperta SE. "Bangunan yang terbakar merupakan milik pribadi dan pedagang tersebut juga memiliki tempat tinggal terpisah dengan ruko dan kios," ujar Benny Aperta SE, Rabu (25/2/2026).

Dijelaskannya, kebakaran yang terjadi pada Selasa (24/2/2026) kemarin sekira pukul 20.10 WIB di komplek pasar Peranap itu menghanguskan 16 pintu Ruko dan kios. Dimana, 16 pintu Ruko dan kios itu milik 13 KK. Dimana, 13 KK itu juga tinggal tak jauh dari komplek pasar Peranap.

Atas kejadian itu, pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap pedagang korban kebakaran tersebut. "Karena bangunan itu sifatnya milik pribadi, kami hanya bisa melakukan pendataan," ungkapnya.

Dari 16 pintu ruko dan kios yang terbakar sambungnya, terdapat lima toko emas. Sehingga pada Rabu pagi, pemilik toko emas sudah melakukan bersih-bersih hingga memindahkan berangkas menggunakan alat berat.

Selain itu sebutnya, jika sejumlah saksi menyebutkan bahwa api berasal dari kios sarapan milik Butet, perlu menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

"Namun, kios tersebut tidak ada aktivitas dan peralatan memasak hingga gas sudah dibawa pulang ke rumah," terangnya. (kas)

Editor : M. Erizal
#kebakaran inhu #kebakaran pasar #pemkab inhu #inhu