RENGAT (RIAUPOS.CO) - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Rakyat Kota Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) jelang perayaan Idulfitri atau H-3 mengalami naik tipis. Bahkan, kenaikan sejumlah Bapok sudah terjadi sejak sepekan sebelum lebaran.
Namun demikian, ketersediaan Bapok selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri, masih tersedia cukup.
"Alhamdulillah, ketersediaan Bapok masih tersedia cukup walaupun terjadi kenaikan harga," ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM), Tukiyat S.Sos MH, Rabu (18/3/2026).
Kenaikan harga Bapok Selasa (17/3/2026) yakni, cabai merah keriting asal Sumatera Barat (Sumbar) dari Rp85 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Kemudian, daging sapi dari Rp150 ribu menjadi Rp160 ribu per kilogram.
Pada hari Selasa, juga terjadi kenaikan harga pada Bapok jenis Timun yakni dari Rp6.000 menjadi Rp8.000 per kilogram.
"Kenaikan harga Bapok pada Selasa disebabkan oleh tingginya permintaan konsumen," ungkapnya.
Kemudian pada Rabu (18/3/2026), sejumlah Bapok lainnya juga mengalami harga jelang perayaan Idulfitri. Seperti, ayam ras dari Rp42 ribu menjadi Rp43 ribu per kilogram. Begitu juga dengan harga telur ayam ras, dari Rp30.400 menjadi Rp30.900 per kilogram.
Selanjutnya disusul oleh harga cabai rawit merah, dari Rp75 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram.
"Kenaikan harga Bapok tersebut masih tergolong normal dan tidak manipulasi harga," sebutnya.
Lebih jauh disampaikanmya, kenaikan harga Bapok sudah terjadi sejak akhir pekan kemarin. Dimana, untuk harga cabai merah keriting asal Sumbar awalnya dari Rp35 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram.(kas)
Editor : M. Erizal