Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ada Ruang Belajar Rusak, Guru Minta Gaji Dibayar Tepat Waktu

Raja Kasmedi • Selasa, 31 Maret 2026 | 10:01 WIB

Wakil Ketua I Dewan Pendidikan Kabupaten Inhu Marwan MR didampingi Kepala SMPN 5 Rengat Barat Susilawati SPdI saat meninjau ruang belajar yang rusak dan tidak dapat dimanfaatkan, Senin (30/3/2026).
Wakil Ketua I Dewan Pendidikan Kabupaten Inhu Marwan MR didampingi Kepala SMPN 5 Rengat Barat Susilawati SPdI saat meninjau ruang belajar yang rusak dan tidak dapat dimanfaatkan, Senin (30/3/2026).


RENGAT (RIAUPOS.CO) - SEJUMLAH sekolah dalam wilayah perkotaan seperti di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih terdapat ruang belajar yang rusak, sehingga tidak bisa digunakan untuk proses belajar mengajar.

Tidak itu saja, di daerah itu juga ditemukan ada sekolah yang kekurangan guru khususnya untuk guru mata pelajaran. Sehingga untuk mengisi jam pelajaran tersebut, diganti oleh guru yang tidak terkait dengan mata pelajaran tersebut.

’’Kami tidak ada guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sejak empat tahun lalu,’’ ujar Kepala SMPN 5 Rengat Barat, Susilawati SPdI.

Kondisi itu, disampaikan Kepala SMPN 5 Rengat Barat saat menerima kunjungan Dewan Pendidikan (DP) pada Senin (30/3). Bahkan, ia menyebutkan beberapa ruang belajar di sekolahnya mengalami kerusakan hingga tidak dapat dimanfaatkan.

Lain lagi disampaikan salah seorang guru di SDN 028 Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat. Dimana, guru di sekolah tersebut berharap gaji dapat dibayarkan di bawah tanggal 10 setiap bulannya. Kemudian, guru tersebut menanyakan tentang pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang belum kunjung cair.

Mendapat aspirasi dan laporan kepala sekolah dan guru tersebut, Wakil Ketua I DP Kabupaten Inhu, Marwan MR mengatakan, hal itu akan dikoordinasikan dengan pihak terkait yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu hingga kepada bupati.

Editor : Arif Oktafian
#gaji guru #rusak #ruang belajar #rengat