RENGAT (RIAUPOS.CO) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pastikan tidak ada kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat.
Walaupun sebelumnya ada indikasi salah seorang pegawai Rutan Rengat terindikasi terserang DBD.
Demikian disampaikan Plt Kepala Dinkes Kabupaten Inhu, Yuniarni SST MSI, Ahad (26/4/2026).
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Kampar
"Setelah melakukan berbagai rangkaian kegiatan berupa penyelidikan epidemiologi hingga mendeteksi keberadaan jentik, dipastikan tidak ada nyamuk penyebab DBD di Rutan," ujar Yuniarni.
Memang sebutnya, setelah mendapat hasil diagnosa dari dokter di RSUD Indrasari Rengat, Tim Dinkes Inhu langsung bergerak. Dimana, selama dua hari turun melakukan penyelidikan hingga mendeteksi keberadaan nyamuk mau jentik.
Dari hasil turun lapangan itu, tidak ada genangan air yang menjadi penyebab berkembang biak nyamuk. "Tim kami sudah menyusuri semua sudut dan berbagai tempat di dalam Rutan, namun tidak ada ditemukan jentik," ungkapnya.
Baca Juga: Fenomena Keluarnya Belasan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Warnai Koperasi Merah Putih di Meranti
Bahkan sambungnya, untuk memastikan agar tidak ada penularan dari nyamuk, pihaknya juga melakukan fogging atau pengasapan. Sehingga dengan fogging tersebut, dipastikan mata rantai penyebaran DBD atau Malaria sudah tidak ada lagi.
"Kuat dugaan DBD yang dialami oleh pegawai Rutan tertular dari luar daerah. Karena dari hasil interogasi, pegawai tersebut baru pulang dari luar kota," sambungnya.
Untuk itu pihaknya tetap mengimbau agar terus menjaga lingkungan bersih dengan cara melanjutkan kebiasaan 3M. "3M itu menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang berpotensi menampung air," tambahnya.
Dalam pada itu, Kepala Rutan Kelas IIB Rengat, Dedy Irawan AMd IP SH MH menyampaikan apresiasi kepada Dinkes Inhu. Karena gerak cepat Dinkes dapat mengetahui dan mengantisipasi terjadinya DBD maupun Malaria.
"Dinkes langsung bergerak cepat ketika ada diagnosa terhadap salah seorang pegawai yang diindikasikan terserang penyakit DBD," ucapnya singkat. (kas)
Editor : M. Erizal