Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hari Kedua, Sudah 135 JCH Inhu Antar Koper, Kemenhaj Imbau Jemaah Tidak Masukkan Bahan Mudah Meledak

Raja Kasmedi • Selasa, 28 April 2026 | 18:32 WIB
Kakan Kemenhaj Kabupaten Inhu, H Abdul Razak saat mengecek koper yang sudah diantar jemaah, Selasa (28/4/2026). (Raja Kasmedi/Riaupos.co)
Kakan Kemenhaj Kabupaten Inhu, H Abdul Razak saat mengecek koper yang sudah diantar jemaah, Selasa (28/4/2026). (Raja Kasmedi/Riaupos.co)

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Hingga Selasa (28/4/2026) atau hari kedua, sudah 135 jemaah mengantarkan koper ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Sementara jadwal terakhir pengantaran koper yakni Rabu (29/4/2016). Demikian disampaikan Kakan Kemenhaj Kabupaten Inhu, H Abdul Razak SAg MPdI.

"Hingga siang tadi, sudah ada 135 koper jemaah yang diantar. Setidaknya masih ada sebanyak 121 koper yang belum diantar," ujar H Abdul Razak.

Memang, sebutnya, sisa koper yang belum diantar masih ada waktu pada hari ketiga yakni Rabu (29/4/2026). Karena H-1 jelang keberangkatan yakni pada Kamis (30/4/2026), koper jemaah sudah diantar dan sudah diterima pihak kargo di bandara jam 12.00 WIB.

 Baca Juga: Ratusan Massa Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Pemko Pekanbaru Evaluasi Kontrak Parkir PT YSM 

Pihaknya juga mengimbau kepada para jemaah agar di dalam koper tidak ada barang dan bahan yang dilarang pihak penerbangan.

"Barang yang dilarang itu seperti, power bank, benda tajam, bahan yang mudah meledak termasuk korek api gas," ungkapnya.

Kemudian, sebutnya, sesuai jadwal keberadaan untuk 256 JCH Kabupaten Inhu, terbagi dalam dua gelombang. Keberangkatan pertama, sebanyak 213 orang atau tergabung di kloter 10 pada Jumat (1/5/2026).

Gelombang kedua yakni pada Sabtu (2/5/2026) sebanyak 43 orang yang tergabung di kloter 11.

Baca Juga: Kemenkum Riau Verifikasi Rencana Aksi Triwulan I Tahun 2026, Perkuat Akuntabilitas Kinerja Program Kekayaan Intelektual

"Kloter 10 tergabung dengan Kota Pekanbaru dan Kampar. Sedangkan kloter 11 bergabung dengan Kabupaten Inhil," sebut H Abdul Razak.

Lebih jauh disampaikanmya, 213 JCH akan menggunakan sebanyak lima bus menuju Pekanbaru. Sedangkan 43 JCH menggunakan sebanyak satu bus.

"Sebanyak 43 orang di kloter 11 merupakan jemaah asal Kecamatan Batang Cenaku dan Batang Gansal," terangnya.(kas)

 

 

Editor : Edwar Yaman
#kemenhaj inhu #Bahan Mudah Meledak #jch inhu