
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Tim Teknis Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), tutup usaha kandang ayam di Kecamatan Sungai Lala.
Pasalnya, kandang ayam Pangodian Sinaga di Jalan Merdeka RT 003 RW 002 Dusun II Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala, menimbulkan wabah lalat hingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Penutupan usaha kandang ayam itu melalui turun lapangan yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Inhu, Ir H Hendrizal MSI. Turun lapangan itu juga diikuti sejumlah pejabat terkait hingga Kepala Desa Sungai Lala, personel Satpol-PP serta didampingi pemilik kandang ayam, Pangodian Sinaga pada Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: Festival Kue Talam Durian Satu Kilometer Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru
Kepada Bidang (Kabid) Peternakan pada Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan (Disbunnakkan) Kabupaten Inhu, Mufrizal ST menjelaskan bahwa, turun lapangan yang dilakukan Wabup bersama pejabat terkait lainnya untuk menindak lanjuti laporan masyarakat.
"Wabup bersama pejabat terkait langsung turun ke lokasi kandang ayam dan langsung menemui pemilik kandang," ujar Kabid Peternakan, Mufrizal usai turun lapangan.
Di lokasi kandang ayam, sambungnya, Wabup menjelaskan kepada pemilik kandang ayam bahwa, pada Desember 2025 lalu pernah OPD terkait menyampaikan teguran lisan akibat adanya keluhan masyarakat. Kemudian atas keluhan yang sama, Wabup kembali mendapat laporan dari masyarakat hingga dilakukan turun bersama.
Baca Juga: Wujud Pelayanan Prima kepada Masyarakat, Satlantas Polres Inhu Hadirkan Inovasi SIM Delivery
Dari turun lapangan itu terbukti terdapat wabah lalat. Bahkan, Wabup menilai adanya wabah lalat tersebut murni kelalaian pemilik atau pengelola kandang ayam.
"Wabup meminta kepada pemilik kandang untuk melakukan fogging dan memanen semua ayam," ucapnya.
Wabup sambung Kabid, juga memerintahkan agar pemilik kandang ayam mengurus izin usaha dan izin lingkungan.
"Selama proses pengendalian wabah dan pengurusan izin, kadang ayam tersebut ditutup sementara serta terus akan dimonitor," kata Kabid Peternakan.
Baca Juga: Sikapi Lonjakan Kasus DBD, Rohil Tetapkan Gelar Gotong Royong Massal Tiga Hari
Pemilik kandang ayam, Pangodian Sinaga pada kesempatan itu bersedia melakukan fogging serta memberikan lem lalat kepada masyarakat.
"Besok, kami mulai melakukan fogging," ujar Pangodian Sinaga pemilik tiga unit kandang yang dengan ukuran masing-masing 8 x 80 meter, singkat.(kas)
Editor : Edwar Yaman