Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Upaya Penyaluran Bansos Tepat Sasaran hingga Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Ini Dilakukan Dinas Sosial Inhu

Raja Kasmedi • Jumat, 22 Mei 2026 | 19:27 WIB
Kepala Dinsos Kabupaten Inhu, Rika Varia Nora S.Si.T MPH saat memberikan arahan pada pelatihan operator SIKS-NG se-Kabupaten Inhu, Jumat (22/5/2026). (Dinsos Inhu untuk Riaupos.co)
Kepala Dinsos Kabupaten Inhu, Rika Varia Nora S.Si.T MPH saat memberikan arahan pada pelatihan operator SIKS-NG se-Kabupaten Inhu, Jumat (22/5/2026). (Dinsos Inhu untuk Riaupos.co)

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus berupaya agar penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. 

Bahkan, Dinsos akan terus berupaya melakukan pendampingan dan pembinaan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk dapat keluar dari Desil atau kelompok keluarga kurang mampu.

Upaya itu dimulai dari pelatihan operator SIKS-NG yang ada disetiap desa dan kelurahan se-Kabupaten Inhu. Dimana, SIKS-NG merupakan aplikasi terintegrasi menyimpan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk menginput dan memperbarui data kemiskinan di setiap desa dan kelurahan. 

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Program Revitalisasi

Demikian disampaikan Kepala Dinsos Kabupaten Inhu, Rika Varia Nora S.Si.T MPH, Jumat (22/5/2026). "Dinsos tidak sebatas input dan salur bantuan tetapi akan melakukan pembinaan dan pendampingan bagi KPM agar keluar sebagai penerima hingga bisa mandiri," ujar Rika Varia Nora.

Sebagai langkah awal sebutnya, Dinsos Inhu sudah tuntas menyelenggarakan pelatihan bagi operator SIK/NG desa dan kelurahan se-Kabupaten Inhu. Selanjutnya, operator akan bertugas untuk penginputan data pembaharuan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kemudian, operator akan melakukan reaktivasi atau proses mengaktifkan kembali layanan atau akun yang telah kedaluwarsa, terblokir, atau dinonaktifkan agar dapat digunakan kembali.

Baca Juga: Berhasil Salurkan Dana DAK dan DD Tepat Waktu, Kuansing Diganjar Penghargaan oleh KPPN

"Pembaruan data dari operator itu juga untuk diusulkan sebagai Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)," ungkapnya.

Proses pembaharuan data itu sambungnya, bisa disampaikan atau diusulkan oleh masyarakat dan RT RW serta Kadus. Selanjutnya, Kades atau lurah melakukan musyawarah untuk menetapkan dan mengusulkan calon penerima ke kabupaten setiap bulan.

"Data calon penerima bantuan itu, selanjutnya diusulkan kepada Kementerian Soosial dan masuk dalam Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) hingga diserahkan ke BPS," tambahnya.

Baca Juga: Sapi Kurban Presiden Tiba di Meranti, Bobotnya Hampir 1 Ton

Dari data yang disampaikan itu, akan dikelola dan dikeluarkan dalam bentuk tingkat kesejahteraan mulai dari desil atau kelompok 1 hingga ke 10. Karena warga yang berhak menerima bantuan itu berada di desil 1 hingga desil 5 atau masuk kelompok kurang mampu.

Untuk itu harapnya, seluruh masyarakat dapat memperbaharui data desil di kantor desa dan kelurahan setempat dengan memberikan informasi yang benar dan jujur sesuai kondisi ril. Karena data yang diberikan sangat penting agar Bansos tetap sasaran.

"Dinsos terus berkomitmen untuk data tepat dan valid. Kemudian terus melakukan meng-input berbagai masalah masyarakat baik korban bencana, orang terlantar, ODGJ serta Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH)," beber Rika Varia Nora. (kas)

Editor : M. Erizal
#bansos tepat sasaran #Dinsos Inhu #keluarga penerima manfaat (KPM)