RENGAT (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 72 qari dan qariah yang akan memperkuat kafilah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada MTQ ke 44 tingkat Provinsi Riau, masih mengikuti pembinaan dan pelatihan.
Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya agar kafilah Kabupaten Inhu keluar dari peringkat juru kunci atau urutan terakhir.
Dari 72 qari dan qariah itu, untuk mengikuti seluruh cabang yang dilombakan yakni sebanyak 12 cabang. Sementara sesuai jadwal, MTQ ke 44 tingkat Provinsi Riau akan dilaksanakan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada tanggal 26 Juni hingga 3 Juli 2026 mendatang.
Baca Juga: UPA PKK Unri Jadi Penggerak Utama Career Fair dan Inkubator Bisnis pada MUED 2026
"Qari dan qariah kafilah Kabupaten Inhu masih fokus pembinaan dan latihan untuk beberapa pekan ke depan," ujar Ketua Umum LPTQ Kabupaten Inhu, Dr H Syahril SAg MH, Ahad (31/5/2026).
Dijelaskannya, 72 qari dan qariah yang akan mengikuti lomba pada MTQ ke 44 tingkat Provinsi Riau di Kuansing merupakan hasil MTQ tingkat Kabupaten Inhu tahun 2025 lalu. Untuk cabang yang tidak dilombakan pada MTQ tingkat kabupaten di Air Molek Kecamatan Pasir Penyu tahun lalu, dilakukan seleksi ketat.
Untuk pembinaan dan pelatihan sambungnya, mulai dengan cara tatap muka hingga dalam bentuk zoom. Dimana, melalui pola zoom dengan pelatih nasional sebanyak 16 kali pertemuan untuk cabang tilawah dan qiraat.
Baca Juga: Lima Warga Binaan Lapas Bagansiapiapi Terima Remisi Khusus saat Hari Raya Waisak
Untuk cabang kaligrafi (Khatil Qur'an), sebanyak 10 hari dengan pelatih nasional. Cabang tafsir dan hadist selama satu bulan dan saat ini sudah berjalan tiga pekan dengan pelatih nasional.
Cabang Syahril dan Fahmi serta Albarzanji dilaksanakan selama enam hari di Pekanbaru dengan pelatih provinsi dan nasional. Cabang Tahfizh Quran via zoom sudah berjalan tiga pekan dengan pelatih nasional.
Lebih jauh disampaikanmya, untuk peningkatan kualitas, dilakukan pembinaan per cabang. "Semoga pada tahun ini, kafilah Inhu tidak lagi sebagai juru kunci. Target maximal masuk tujuh besar dan target minimal masuk 10 besar," harapnya. (kas)
Editor : M. Erizal