Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pekerja PT SBP Waswas Serangan Susulan, Pelaku Penyerangan Gunakan Air Gun, Senapan dan Senjata Tajam 

Raja Kasmedi • Selasa, 2 Juni 2026 | 21:04 WIB
Puluhan kendaraan milik pekerja PT SBP terlihat hancur dan masih berserakan di pos jaga areal perusahaan tersebut, Selasa (2/6/2026). Foto pekerja PT SBP
Puluhan kendaraan milik pekerja PT SBP terlihat hancur dan masih berserakan di pos jaga areal perusahaan tersebut, Selasa (2/6/2026). Foto pekerja PT SBP

RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Pekerja pada PT Sinas Belilas Perkasa (SBP) merasa was-was dan cemas pasca penyerangan yang dilakukan sekelompok orang pada Senin (1/6/2026) kemarin. Pasalnya, terduga pelaku belum ada yang diamankan pihak kepolisian.

Enam pekerja yang menjadi korban penyerangan kemarin, masih menjalani perawatan medis. Bahkan, dua orang korban yang dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pekanbaru, satu diantara masih di ruang ICU. 

Tidak itu saja, ternyata bukan saja pekerja yang menjadi korban dalam penyerangan yang menggunakan senjata jenis Air Gun, senapan serta senjata tajam. Ternyata, puluhan kendaraan pekerja PT SBP ikut dirusak sekelompok orang yang sudah dilaporkan ke Polres Inhu.

Baca Juga: Diserang Pakai Air Gun dan Senapan serta Senjata Tajam, 6 Pekerja PT SBP Luka-Luka, Dua Dirujuk ke Pekanbaru

"Kami belum bisa beraktivitas lebih leluasa. Karena pekerja masih was-was dan cemas serta takut terjadi serangan susulan. Itu juga akibat para terlapor belum ditangkap polisi," ujar Manager Humas PT SBP, Abdur Rahman Manurung, Selasa (2/6/2026).

Dijelaskannya, ada 21 unit kendaraan roda dua dari berbagai jenis yang dirusak pelaku. Kendaraan roda itu, mulai dari milik pekerja lapangan hingga milik security. 

Keberadaan kendaraan milik pekerja PT SBP yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit itu, masih berada di pos jaga. "Keluarga pekerja selain memikirkan kesehatan korban, juga was-was dengan keberadaan kendaraannya," ungkapnya.

Baca Juga: Diawali Nobar Kuyank, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto Harapkan Bioskop Dibuka di Rengat

Untuk itu, pihaknya berharap kepada pihak kepolisian bergerak cepat agar perasaan pekerja pulih dari  was-was hingga kecemasan atas penyerangan tersebut. Karena tidak saja pekerja yang menjadi korban penyerangan, tetapi pekerja lainnya juga menjadi cemas dan takut.

"Apa yang dibutuhkan pihak kepolisian sudah kami penuhi, mulai buat laporan atas kejadian itu hingga barang bukti seperti pakaian serta peluru bekas tembakan sudah diserahkan," sebut Abdur Rahman Manurung.

Di tempat terpisah, Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra SH SIK MSI melalui Kasat Reskrim Iptu Adlin SH MH ketika dikonfirmasi atas laporan penyerangan terhadap pekerja PT SBP, masih irit bicara. Begitu juga ketika dikonfirmasi tentang jumlah saksi yang sudah dimintai keterangannya. "Kita sedang upayakan penangkapan terhadap para pelaku," ucapnya singkat.

 

Editor : Rinaldi
#takut serangan susulan #polres inhu #PT SBP