RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto kumpulkan pemilik Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di daerah itu. Kegiatan tersebut untuk menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) pasca anjlok beberapa pekan kemarin.
Rapat bersama PKS itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian AP MSI, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Indrawansyah SE MSI serta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya.
Bupati Ade Agus Hartanto menyampaikan apresiasi kepada pihak PKS. Karena dalam beberapa hari terakhir, harga TBS hingga berondolan mulai membaik.
Baca Juga: Ada Beasiswa Kelapa Sawit dari BPDP, Biaya Ditanggung, Kuansing Dapat Jatah 50 Orang
"Kita kumpulkan kawan-kawan (pemilik PKS) semua, agar bisa saling bertukar pikiran untuk menjaga stabilitas harga TBS atau berondolan di wilayah Kabupaten Inhu," ujar Bupati Ade Agus Hartanto, Kamis (4/6/2026).
Karena sebutnya, mayoritas masyarakat Kabupaten Inhu bergantung pada komoditi kelapa sawit. Untuk itu, transparansi pihak PKS dalam menetapkan harga beli TBS dan berondolan sangat harapkan.
Selain itu, pihak PKS mampu memberikan harga yang terbaik kepada masyarakat. Sehingga keberadaan PKS mampu mendongkrak perekonomian setempat.
Baca Juga: Pemprov Riau Bantu Pengobatan Lanjutan 9 Pasein ke Jakarta
"Saya mendorong agar dibentuk asosiasi pemilik PKS di Kabupaten Inhu, untuk memudahkan koordinasi dan sarana berdiskusi para pemilik PKS," harapnya.
Sehingga dengan adanya asosiasi tersebut akan memudahkan Pemerintah Kabupaten Inhu dalam menyampaikan informasi terkait kebijakan Pemerintah Pusat dalam pembenahan tata niaga komoditi kelapa sawit.
"Pertemuan hari ini sebagai tindak lanjut dari arahan presiden kepada para kepala daerah untuk menjaga stabilitas harga kelapa sawit di daerah masing-masing," tegasnya.
Baca Juga: Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi, Kembangkan Sentra KI di USTI
Sekdakab Inhu, Zulfahmi Adrian AP MSI yang memandu kegiatan, mengawali dengan meminta data harga TBS dari pemilik PKS. "Pertemuan seperti ini akan rutin dijalankan untuk memudahkan Pemkab Inhu dalam menjaga stabilitas harga komoditi," sebut Sekdakab Inhu.
Editor : Rinaldi